Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Full Day School di SMAN 12 Sijunjung

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Rahmi Sari, NIM 242012039.“STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI FULL DAY SCHOOL DI SMAN 12 SIJUNJUNG”, Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Program Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Batusangkar, 2024, 155 halaman. Penerapan kebijakan Full Day School di Indonesia memunculkan berbagai persoalan, seperti meningkatnya kejenuhan belajar, tekanan psikologis di lingkungan sekolah, keterbatasan waktu pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, serta tuntutan profesionalisme guru. SMAN 12 Sijunjung sebagai sekolah nonunggulan di kawasan semiurban dengan sistem lima hari belajar dan durasi 8,5 jam per hari menghadapi tantangan serupa. Namun demikian, sekolah ini tetap mampu menjalankan seluruh program secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengatasi kejenuhan dan tekanan psikologis, mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler, serta menjaga profesionalisme guru dalam pelaksanaan Full Day School. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala sekolah, wakil kurikulum dan wakil kesiswaan , enam guru, satu pembina ekstrakurikuler bidang seni, serta lima siswa. Selain itu, data diperoleh melalui observasi partisipatif terhadap berbagai aktivitas sekolah dan telaah dokumen yang relevan. Proses analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan temuan dijaga melalui penerapan triangulasi sumber dan metode, serta member checking. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan strategi kepemimpinan yang bersifat terpadu, meliputi: (1) delapan strategi untuk meminimalkan dampak negatif pembelajaran, yakni penerapan pendekatan humanistik, pengaturan jadwal yang fleksibel, penataan waktu istirahat secara terstruktur, pelaksanaan program relaksasi, pemberian dukungan kesejahteraan, kolaborasi lintas sektor, serta pemantauan berkelanjutan, (2) lima strategi dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan melalui klasifikasi program secara holistik, penyusunan jadwal adaptif, optimalisasi efisiensi waktu, perencanaan dukungan sarana dan prasarana, serta kerja sama dengan masyarakat, dan (3) enam strategi untuk mempertahankan profesionalisme guru yang mencakup penegasan kewajiban Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), penyediaan dukungan konkret, coaching individual, penguatan Komunitas Belajar (KOMBEL) dengan tingkat partisipasi 90%, penerapan mekanisme pengimbasan, serta pemberian fleksibilitas dalam pengembangan akademik. Pola kepemimpinan tersebut merefleksikan perpaduan antara strategic leadership, instructional leadership, transformational leadership, dan distributed leadership. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pelaksanaan Full Day School pada sekolah non-unggulan sangat bergantung pada kepemimpinan yang adaptif, humanis, kontekstual, dan berkesinambungan, dengan menempatkan kesejahteraan seluruh warga sekolah sebagai prioritas utama.

Kata kunci

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Full Day School, strategic leadership, instructional leadership, transformational leadership, distributed leadership

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Full Day School di SMAN 12 Sijunjung2026 · oai:ais:skripsi:12586