Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Introvert
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ PERSONALITY AND THEIR SPEAKING ABILITY

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Vivina Rizali, NIM 16 301 04 072, judul skripsi: “Correlation Between Students Personality and Their Speaking Ability”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Kepribadian adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan speaking. Permasalahan yang di bahas dalam penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi antara kepribadian seseorang (Personality) dengan kemampuan-nya dalam berbicara (Speaking). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian (extrovert dan introvert) terhadap kempuan speaking mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Populasinya adalah mahasiswa Jurusan Program Studi Tadris Bahasa Inggris semester keempat pada Tahun Akademik 2019/2020 yang berjumlah 71 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang. Instrumen penelitian adalah angket kepribadian yang di gunakan untuk memilah mahasiswa tersebut kedalam kategori extrovert dan introvert. Angket di validasi oleh dua orang validator. Hasil dali validasi angket menunjukan bahwasanya angket sesuai dengan teori dan tujuan dari penelitian dan sampel yang di tuju, sehingga angket layak untuk di bagikan kepada sampel. Setelah mendapatkan hasil dari angket yang di bagikan sample di kategorikan kedalam dua jenis kepribadian yaitu introvert dan extrovert. Pengolahan data dilakukan melalui tes ‘t” untuk mengetahui hubungan antara kepribadian terhadap kemampuan berbicara dengan bantuan SPSS 20. Hasil akhir diketahui dengan membandingkan nilai t-observasi dengan nilai t-table. Hasil analisis pengaruh dari hubungan antara kepribadian dengan kemampuan berbicara mahasiswa menunjukan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara mahasiswa extrovert dengan kempuan berbicaranya (0.18 0,396), tidak ada korelasi yang signifikan antara mahasiswa introvert dengan kempuan berbicaranya (-0.1590.333), dan tidak ada korelasi yang signifikan antara kepribadian dengan kempuan speaking (-0,2200,258). Maka di dapatkan〖 H〗_0 di diterima dan H_a ditolak yang mana tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antara kepribadian dengan kempuan berbicara mahsiswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN TIPE INTROVERT DENGAN KESEPIAN PADA REMAJA DI SMA N 2 SUNGAI TARAB

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sakinah Alvian Rahmi, NIM 2230306077, Judul Skripsi "Hubungan Antara Kepribadian Tipe Introvert dengan Kesepian pada Remaja di SMAN 2 Sungai Tarab." Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Remaja merupakan individu yang sedang berada pada masa transisi perkembangan, sehingga membutuhkan hubungan sosial yang baik dengan lingkungan sekitarnya. Namun, sebagian remaja memiliki kecenderungan kepribadian introvert yang ditandai dengan lebih nyaman menyendiri, kurang aktif dalam berinteraksi sosial, serta lebih banyak menghabiskan waktu dengan dirinya sendiri. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan perasaan kesepian akibat kurang terpenuhinya kebutuhan akan hubungan sosial yang diharapkan. Akan tetapi, tidak semua remaja dengan kepribadian introvert mengalami tingkat kesepian yang sama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian tipe introvert dengan kesepian pada remaja di SMAN 2 Sungai Tarab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa/i SMAN 2 Sungai Tarab Tahun Ajaran 2025–2026. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa/i yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kepribadian introvert yang disusun berdasarkan teori Eysenck dan Wilson (1976) serta skala kesepian yang disusun berdasarkan teori Russell (1996). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,312 dengan nilai signifikansi 0,015 (p 0,05), sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Artinya, terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepribadian tipe introvert dengan kesepian pada remaja di SMAN 2 Sungai Tarab semakin tinggi tingkat kepribadian introvert yang dimiliki siswa/i, semakin tinggi pula tingkat kesepian yang dirasakan, dan sebaliknya. Dapat disimpulkan bahwa kepribadian tipe introvert merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan meningkatnya tingkat kesepian pada remaja, sehingga diperlukan upaya dari pihak sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial untuk mendukung remaja mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial serta membangun hubungan interpersonal yang positif tanpa mengabaikan karakteristik kepribadian yang dimilikinya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Proses Penyelesaian Masalah Matematika ditinjau dari Tipe Kepribadian Siswa di MTsN 1 Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NADIA MARHENDRA PUTRI, NIM 1930105035, judul SKRIPSI “Analisis Proses Penyelesaian Masalah Matematika ditinjau dari Tipe Kepribadian Siswa di MTsN 1 Tanah Datar”, Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Proses berpikir merupakan tindakan mental yang sangat penting yang harus dimiliki oleh siswa. Data di lapangan menunjukkan bahwa proses berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika MTsN 1 Tanah Datar masih belum memuaskan, hal ini juga dipengaruhi oleh perbedaan tipe kepribadian siswa. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses berpikir siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dan tipe kepribadian introvert. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah kelas VIII.1 MTsN 1 Tanah Datar yang berjumlah 23 orang siswa. Teknik dalam pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah peneliti dan isntrumen pendukung. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert mampu menyampaikan informasi yang terdapat didalam soal dengan menyebutkan langkah-langkah penyelesaian soal. jawaban yang didapatkan siswa ekstrovert benar hanya saja ada beberapa langkah yang terlewatkan, dikarenakan kurang hati-hati (gegabah) dan kurang fokus dalam menyelesaikan soal tersebut. Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert aktif bertanya saat mengerjakan soal yang diberikan. Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert cenderung lebih percaya diri dalam menyelesaikan masalah matematika. Siswa ekstrovert cenderung lebih suka dan lebih nyaman dengan keramaian. Sedangkan siswa dengan tipe kepribadian introvert mampu menyampaikan informasi yang terdapat didalam soal dengan menyebutkan langkah-langkah penyelesaian soal dengan jelas. Jawaban yang didapatkan benar dengan langkah-langkah penyelesaian yang detail. Siswa introvert memiliki perencaan yang matang dan mendalam untuk menyelesaikan masalah matematika. Siswa introvert cenderung lebih suka menyendiri agar fokus dan teliti dalam meyelesaikan soal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

strategi komunikasi siswa introvert dalam merespon konflik di MTsM Lima Kaum

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

M REIHAN. NIM. 1930303018 Judul Skripsi: “STRATEGI KOMUNIKASI SISWA INTROVET DALAM MERESPON KONFLIK DI MTS MUHAMMADDIYAH LIMA KAUM”. Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam/ Jurnalistik Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah strategi komunikasi siswa introvet dalam merespon konflik di MTS Muhammadiyyah Lima Kaum . Adapun sub fokus dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana strategi komunikasi siswa introvet dalam merespon konflik di MTS Muhammadiyyah Lima Kaum, bagaimana komunikasi verbal dan non verbal siswa introvert dalam merspon konflik di MTS Muhammadiyyah Lima Kaum, dan apa efek dari strategi komunikasi yang digunakan siswa introvert dalam merespon konflik di MTS Muhammadiyyah Lima Kaum. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi komunikasi siswa introvet dalam merespon konflik di MTS Muhammadiyyah Lima Kaum. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan secara deskriptif kulaitatif, kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi dilapangan. Sumber data dari penelitian ini adalah siswa berkepribadian introvert. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk melihat keabsahan datanya peneliti menggunakan trianggulasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwasanya, strategi komunikasi siswa introvert dalam merespon konflik seperti bersikap diam, bersikap menagis, memukul lawan bicara, mengajak diskusi dan mengirim surat. Dalam menggunakan komunikasi tersebut menggunakan komunikasi verbal seperti menahan terlebih dahulu apa yang mereka rasakan. Setelah konflik berlarut dan tidak dapat mereka pendam lagi. Maka mereka akan berbicara langsung dengan orang yang terlibat dalam konflik mereka. Sedangkan komunikasi non verbal yang digunakan yaitu berekspresi marah, menagis, ingin memukul sesuatu bahkan memukul lawan bicaranya. Adapun efek yang didapat dari penggunaan strategi komunikasi oleh siswa introvert adalah konflik dapat teratasi dengan cepat maupun belum dapat teratasi. strategi konikasi tersebut dapat memberikan kelegaan dan merasa tenang ketika bersikap menangis, marah dan memukul.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Internet Addiction terhadap Kepribadian Introvert pada Siswa Kelas VIII di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nadia Nopiana NIM.1830306032, judul skripsi: Pengaruh Internet Addiction terhadap Kepribadian Introvert Pada Siswa Kelas VIII di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman” Program Studi Psikologi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Kepribadian dimaknai dengan perpaduan antara keseluruhan pembawaan dengan pengaruh lingkungan. Menurut beberapa pendapat kepribadian terbagi 2, Kepribadian Ekstrovert dan Introvert. Seseorang dengan kepribadian introvert cenderung pemalu, tidak banyak berbicara dan sibuk dengan apa yang ada pada dirinya sendiri serta cenderung abai terhadap orang lain. Kecenderungan sikap yang dimiliki oleh seseorang introvert membuat ia kesuliatan dalam menghadapi dunia luarnya, tindakan yang dilakukan oleh seseorang dengan kepribadian introvert cenderung akan menguntungkan dirinya sendiri dan tidak mementingkan bagaimana orang lain. Kepribadian introvert terbentuk oleh beberapa hal yang dilakukan atau pun terjadi, salah satunya adalah Internet Addiction. Melihat banyaknya hal yang di dapat menggunakan internet, membuat penggunaan oleh sebagian orang dengan cara yang berlebihan. Individu yang sebenarnya mampu berinteraksi dengan baik dalam dunia nyata cenderung memilih berinteraksi melalui dunia maya karena kenyamanan yang ditawarkan. Akibatnya, kemampuan individu untuk berinteraksi dan bersosialisasi menjadi tumpul. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pendekatan Kuantitatif dengan metode Regresi Linear Sederana. Adapun tujuan dari pembahasan ini, melihat sejauh mana Internet Addiction dapat berpengaruh terhadap Kepribadian Introvert. Dari pembahasan di dapatkan hasil bahwa Kepribadian Introvert siswa kelas VIII di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak pada kategori (Sedang) dan Internet Addiction pada kategori (Sedang). Dari uji koefisien determinasi didapatkan hasil 0.016, dengan ini dapat disimpulkan bahwa Internet Addiction dapat berkontribusi sebanyak 1.6 % terhadap Kepribadian Introvert. Dilakukan juga uji tambahan dengan melihat Tabel Nilai Standardized Coefficients diperoleh nilai sebesar 0.205 > 0.05 sehingga ditarik kesimpulan bahwa variabel X (Internet Addiction) dan Y (Kepribadian Introvert) tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Maka dari itu Hº (diterima) Hª (ditolak).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail