Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Feedback
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Perception on Feedback Given by Lecturer in Micro Teaching Class (A Study of the Seventh Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar registered in 2017/2018 Academic Year)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RATIF NUR AZIZAH, NIM. 14 104 061, judul skripsi: “Students Perception on Feedback Given by Lecturer in Micro Teaching Class (A Study of the Seventh Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year)”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah adanya pemberian feedback oleh dosen dikelas micro teaching yang bertujuan untuk mengevaluasi penampilan mahasiswa dalam mengajar. Berkaitan dengan ini munculah beberapa persepsi mahasiswa semester ke tujuh Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar tahun akademik 2017/2018 terhadap feedback yang diberikan oleh dosen di kelas Micro Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana persepsi mahasiswa terhadap feedback yang diberikan oleh dosen di kelas Micro Teaching. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan respondents sebanyak 47 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Dari teknik tersebut diperoleh 38 orang sebagai sampel dan 9 orang sebagai sampel untuk try out. Instrumen penelitian ini adalah angket tertutup yang berjumlah 48 pernyataan. Hasil uji coba lalu dianalisis. Untuk melihat reliabilitas dari angket tersebut digunakan split half formula. Setelah dilakukan try out, terdapat 32 pernyataan yang valid dan 16 pernyataan yang direvisi. Kemudian untuk menganalisis data akhir, peneliti menginterpretasikan data yang digunakan oleh Djemari. Hasil penelitian secara general menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap feedback yang diberikan oleh dosen di kelas Micro Teaching adalah strongly positive (71.05%) dan positive (28.94%). Ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap feedback yang diberikan oleh dosen dikelas micro teaching sangat baik sekali.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN LKPD KINEMATIKA BERBASIS PHYSICS TOOLBOX SUITE BERBANTUAN AUTO-FEEDBACK AI UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI SMA/MA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stevani Immelia Putri, Nim 2230107020 (2026). Judul: Pengembangan LKPD Kinematika Berbasis Physics Toolbox Suite Berbantuan Auto-Feedback AI Untuk Peserta Didik Kelas XI SMA/MA.”Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pada pembelajaran fisika, khususnya materi kinematika di kelas XI SMA/MA, memerlukan pengalaman belajar yang menggunakan materi yang konkrit, visual, dan kontekstual agar peserta didik mendapat pemahaman yang mendalam terhadap konsep gerak, kecepatan, dan percepatan. Namun, kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 1 Sawahlunto masih didominasi oleh metode ceramah, sedangkan praktikum praktis masih terabaikan, dikarenakan minimnya waktu pembelajaran dan kurang tersedianya peralatan laboratorium. Kelemahan ini menyebabkan rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi kinematika. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan LKPD Kinematika Berbasis Physics Toolbox Suite Berbantu Auto-Feedback AI yang memanfaatkan sensor pada Smartphone sebagai alternatif alat praktikum. Aplikasi ini dipilih karena menyediakan beragam jenis sensor, seperti akselerometer, giroskop, busur derajat, serat fitur penggunaan sensor ganda yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan praktikum. Pengembangan LKPD mengikuti model 4D (define, design, develop, dan disseminate) dengan pendekatan sistematis. Tahap define mencakup identifikasi kebutuhan peserta didik, dan kesedian sumber belajar. Setelah itu LKPD dirancang dengan menyusun storyboard, alur kegiatan praktikum, dan pemrograman desain dirancang dengan aplikasi Canva. Selanjutnya pada tahap develop dilakukan validasi oleh dua orang ahli materi,dan dua orang ahli media. Setelah melalui proses validasi LKPD diuji cobakan terbatas kepada peserta didik dan pendidik di SMA Negeri 1 Sawahlunto menilai tingkat kepraktisan LKPD dalam pembelajaran. Hasil validasi LKPD menunjukkan LKPD memenuhi kriteria kelayakan dengan persentase 91% oleh ahli materi, dan 83% oleh ahli media dengan kategori sangat valid untuk keduanya, sementara untuk uji kepraktisan memperoleh skor 79% oleh peserta didik dengan kategori praktis, dan 94% oleh pendidik dengan kategori sangat praktis. LKPD ini dinilai valid dan praktis untuk digunakan dalam memandu kegiatan praktikum kinematika menggunakan aplikasi Physics Toolbox Suite yang memanfaatkan sensor smartphone. Dengan demikian, peneliti telah berhasil mengembangkan LKPD Kinematika Berbasis Physics Toolbox Suite Berbantu Auto-Feedback AI untuk peserta didik kelas XI SMA/MA yang valid dan praktis digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

The Types of Oral Corrective Feedback Found in The King's Speech Movie Script

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Terdapat beberapa macam feedback yang teridentifikasi dalam film The King’s Speech, diantaranya seperti memberikan pujian, mendeksripsikan komentar dan memberikan petunjuk secara verbal maupun non verbal. Selain itu, meskipun film ini membahas proses terapi bicara, penelitian tentang jenis-jenis oral corrective feedback dalam film masih belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi jenis oral corrective feedback yang paling dominan digunakan dalam skrip film The King's Speech. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain content analysis yang menganalisis jenis-jenis oral corrective feedback yang ditemukan dalam film The King’s Speech. Dengan mengamati skrip film dan adegan-adegan yang sesuai, peneliti mendeskripsikan contoh-contoh umpan balik korektif lisan, termasuk recast, repetition, clarification request, explicit correction, elicitation, dan paralinguistic signal, berdasarkan kerangka teori Ellis (2009). Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati dan menganalisis skrip secara rinci, di mana peneliti menjadi instrumen utama. Analisis data dilakukan dengan mengikuti proses analisis konten enam langkah dari Chelimsky, yaitu identifikasi, kategorisasi, dan interpretasi jenis umpan balik, memberikan wawasan mengenai penggunaan dan relevansinya dalam konteks film. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam jenis umpan balik korektif lisan yang ditemukan dalam skrip film The King’s Speech, yaitu recast, repetition, clarification request, explicit correction, elicitation, dan paralinguistic signal. Jumlah umpan balik korektif lisan yang ditemukan adalah sebanyak 37 utterances dengan rincian 3 (8,11%) recast, 2 (5,41%) repetition, 2 (5,41%) clarification request, 10 (27,03%) explicit correction, 13 (35,14%) elicitation, dan 7 (18,92%) paralinguistic signal. Dari data diatas, elicitation merupakan tipe umpan balik korektif lisan yang paling sering ditemukan dalam skrip film The King’s Speech.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

TEACHER’S STRATEGIES IN GIVING CORRECTIVE FEEDBACKDURING ONLINE LEARNING (A Case Study at SMPN 4 Batusangkar)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURUL FADHILAH, NIM 17 301 040 50, judul skripsi: “TEACHER’S STRATEGIES IN GIVING CORRECTIVE FEEDBACK DURING ONLINE LEARNING”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam Penelitian ini adalah belum terungkapnya strategi guru dalam memberikan koreksi umpan balik di SMPN 4 Batusangkar . Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapnya strategi guru dalam memberikan koreksi umpan balik selama pembelajaran online. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan design studi kasus. Teknik pengambil data yang digunakan adalah wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu pedoman wawancara, rekaman audio, dan dokumentasi. Informan dari penelitian ini ialah seorang guru bahasa inggris di SMPN 4 Batusangkar. Informan pada penelitian ini dipilih dengan mengunakan teknik purposive sampling. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan wawancara kedua untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya untuk menganalisa, peneiti menggunakan teori Miles dan Hubberman (1994) yaitu meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan , guru memiliki tiga macam startegi dalam memberikan koreksi umpan balik dalam pelaksaanan pembelajaran daring, yaitu: (1) Memberikan Pesan Langsung kepada Siswa, (2) Memberikan Umpan Balik Korektif Segera dengan Menggunakan WhatsApp, (3) Memberikan komentar dengan menggunakan pen tools dari aplikasi Whatsapp.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Students' Problems In Using Audio Feedback Given by Their Lecturer

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NORA KARMILA, NIM 17 301 04 046. Judul Skripsi “STUDENTS’ PROBLEMS IN USING AUDIO FEDBACK GIVEN BY THEIR LECTURER”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa semester 4 jurusan Tadris Bahasa Inggris di IAIN Batusangkar dalam memahami feedback yang diberikan oleh dosen melalui audio feedback dengan menggunakan media Voice Note WhatsApp. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui maslaah-masalah apa yang dihadapi oleh mahasiswa dalam menggunakan audio feedback yang diberikan oleh dosen melalaui Voice Note WhatsApp. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket dan wawancara. Angket dalam penelitian ini dibuat tidak berdasarkan teori tertentu, namun berdasarkan hal-hal yang ingin diketahui dari informan. Angket disebarkan via google form, dan data triangulasi dilakukan dengan melakukan wawancara melalui telepon kepada informan berdasarkan angket yang disebar. Informan penelitian ini adalah semua mahasiswa Tadris Bahasa Inggris angkatan 2019 yang telah mengambil mata kuliah English for Simple Speech Presentation. Jumlah seluruh informan yang mengisi angket adalah sebanyak 43 orang, dan setelah dianalisis hanya 13 orang yang memenuhi syarat untuk menjadi informan pada penelitian ini. Wawancara dilakukan kepada 13 orang yang memenuhi syarat sebagai informan dalam penelitian ini. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (2010) yaitu dengan cara mereduksi data menyajikan data, memverivikasi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 6 masalah yang ada pada mahasiswa dalam menggunakan audio feedback yang diberikan oleh dosen melalui voice note whatsapp dalam mata kuliah English for Simple Speech Presentation. Masalah yang dihadapi oleh mahasiswa adalah : 1) Voice Note yang diberikan oleh dosen kurang jelas; 2) penjelasan yang terlalu cepat; 3) Durasi dari Voice Note yang terlalu panjang; 4) Komentar-komentar pedas ya ng diberikan oleh dosen; 5) Penjelasan yang kurang rinci; 6) masalah dalam memahami makna dari audio feedback.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students' Opinion on Lecturer's Corrective Feedback in Writing Research Proposal (A Case Study of the Fifth Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Lucky Melan Sari, Nim 13 104 039. Judul Skripsi “Students’ Opinion on Lecturer’s Corrective Feedback in Writing Research Proposal (A Case Study of the Fifth Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2017/2018 Academic Year).” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (iain) Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah adanya beragam opini mahasiswa terhadap corrective feedback yang diberikan kepada mahasiswa Tbi Iain Batusangkar semester kelima tahun akademik 2017/2018 pada penulisan proposal penelitian mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja opini mahasiswa terhadap pemberian corrective feedback dalam penulisan proposal penelitian. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dari penelitian ini sebanyak 13 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi data dengan membandingkan wawancara pertama dan wawancara kedua. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, serta memverifikasi data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan opini mahasiswa terhadap corrective feedback yang diberikan oleh dosen Writing V pada penulisan proposal penelitian mahasiswa semester kelima. Opini tersebut dibagi menjadi opini positif dan opini negatif. Opini positif terhadap corrective feedback ini adalah a) corrective feedback membantu mahasiswa mengetahui kesalahan mereka dalam menulis proposal penelitian dan belajar dari kesalahan tersebut; b) corrective feedback dapat membantu mahasiswa untuk belajar menulis proposal penelitian yang sesungguhnya; c) corrective feedback membuat mahasiswa mengerti tentang penulisan proposal penelitian; d) corrective feedback bisa menjadi panduan untuk menulis proposal penelitian; e) individual corrective feedback efektif diberikan didalam kelas. Opini negative dari corrective feedback ini adalah a) corrective feedback yang diberikan terbatas oleh waktu; b) corrective feedback ketika mahasiswa menunggu kesempatan untuk mendapatkan corrective feedback tersebut menghabiskan waktu; dan c) dosen tidak focus memberikan group corrective feedback.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Student Perceptions of Feedback

2017•Koleksi Perpustakaan

This phenomenological study explored how students of varying levels of self-efficacy and writing ability experienced feedback on their writing. Phenomenological research is based upon the belief that our understanding of the world is best explained through the perceptions of individual experiences. By understanding student perceptions of feedback, it was the goal of this study to explore how self-efficacy for self-regulated writing and writing ability shape student reception of feedback. Four research questions were developed to guide this study. The research questions were: (a) how do students of varying levels of self-efficacy for writing perceive feedback, (b) how do students of varying levels of self-efficacy for writing use feedback, (c) how do students of varying levels of writing ability perceive feedback, and (d) how do students of varying levels of writing ability use feedback. To answer these questions, 16 students enrolled in grade 11, United States history class were interviewed twice--first upon receiving written feedback from the teacher and again after making essay revisions. Interviews were transcribed and coded to reveal 11 themes organized into three clusters explaining how students perceived effective feedback, the impact that feedback had on student affect, and the actions students took as a result of feedback. Student use of feedback at the task, process, and regulatory level was also analyzed using a feedback uptake analysis protocol designed specifically for this study. Findings suggest that students categorized as having a high level of self-efficacy and a high writing ability shared a perception with students categorized as having a low self-efficacy and low writing ability of what makes feedback effective. Student perceptions differed between groups regarding the impact that feedback had on affect and the actions students took as a result of feedback. Findings also reveal students with a high self-efficacy and high ability received more process and regulatory feedback, whereas students with a low self-efficacy and low writing ability received more task feedback. Recommendations for future research are discussed and a model of feedback processing is presented that suggests teachers adopt a co-constructivist approach to offering feedback, requiring feedback to be designed based upon individual student need.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail