ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract: The background of this research was that the motivated by the large number of English students who use the U-Dictionary application rather than other translation applications in fifth semester translation learning in the 2022/2023 academic year. This study used qualitative methods. There were six informants for this research, they were fifth semester English students in class A in the 2022/2023 academic year. The results of this study showed that there ware four benefits found from the interview results, including: 1) The benefit in easy to use, 2) The benefit in having many features, 3) The benefit in having many synonyms in each choice of words that are suitable for use, 4) The benefits in better translation results.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GHITA RAMADHAYANTI. 2023. NIM, EKSYA 20022042011, Judul Tesis “Analisis Training and Development Sumber Daya Insani Pada KSPPS-BMT Al-Makmur Studi Analisis melalui Pendekatan Benefit, Opportunity, Cost, Risk (BOCR)” Program Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Insani, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika yang dihadapi LKMS, terkait training and development yang secara pelaksanaan belum dilaksanakan secara maksimal dan belum memiliki SOP serta pemahaman tentang pentingnya training and development yang masih belum satu kesatuan di BMT. Kondisi realitasnya secara regulasi membuat BMT masih belum stabil sehingga berdampak pada kualitas SDI yang belum mumpuni. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk problematika training and development SDI dan penyebabnya menggunakan pendekatan Benefit, Opportunity, Cost, Risk (BOCR). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) melalui Softwere Super Decision 2.10. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika training and development SDI pada KSPPS-BMT Al-Makmur adalah tidak adanya pendampingan setelah pelaksanaan pelatihan yang diberikan, kualitas SDI yang kurang mumpuni dalam hal ekonomi syariah sehingga beberapa masalah antara kesesuaian teori dan praktek dilapangan menjadi kendala. Penyebab terjadinya diantaranya adalah pemateri yang dihadirkan hanya dari akademisi saja dan kurang professional. Pandemi Covid-19 menyebabkan training and development tidak maksimal dilakukan oleh Dinas Koperindag dan instansi lainnya, dan belum adanya SOP khusus yang mengatur tentang pelaksanaan training and development bagi LKMS khususnya di KSPPS-BMT Al-Makmur. Selanjutnya dari hasil pairwise comparison melalui software Super Decisions versi 2.10 dari lima responden dengan metode Analytic Network Process (ANP), diperoleh hasil analisis prioritas aspek dengan prioritas tertinggi adalah opportunities yaitu dengan nilai (0,296), kemudian analisis prioritas kriteria benefit dengan nilai (0,309), opportunity (0,321), cost (0,413), dan risk (0,46705). Sedangkan prioritas yang paling utama dari strategi adalah pemenuhan SDI yang mumpuni dengan nilai (0,268), dengan tingkat kesepakatan responden (W: 0,148) atau (14,8%). Berdasarkan hasil penelitian sarannya adalah memaksimalkan pelatihan baik itu secara internal BMT, melakukan pendampingan dan evaluasi pasca pelatihan dilakukan untuk lebih maksimal, dan membuat platform digital untuk pelaporan bagi seluruh BMT di Tanah Datar oleh Dinas Koperindag. Kata Kunci: Training and Development, Sumber Daya Insani, Baitul Maal wat Tamwil (BMT), Benefit, Opportunity, Cost, Risk (BOCR).
BookOpen AccessPDF tersedia
2021•Koleksi Perpustakaan
YONI HENDRAWAN, NIM 1902041020, dengan judul Tesis “Implementasi Akad Qardh Wal Murabahah Atas Take Over Pada Pembiayaan Employee Benefit Program (EmBP) di PT BRI Syariah KCP Meulaboh”, Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Tujuan penelitian menganalisis implementasi akad qardh wal murabahah atas take over pada pembiayaan employee benefit program (EmBP) di PT BRI Syariah KCP Meulaboh. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif, dimana penyusun mengamati dan berpartisipasi langsung tentang apa yang dikaji. Metode penulisan yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu suatu metode yang digunakan terhadap data yang dikumpulkan, kemudian disusun, dijelaskan dan selanjutnya dianalisis. Hasil Penelitian menunjukkan PT. BRI Syariah KCP Meulaboh dalam melakukan akad qardh wal murabahah atas take over pada pembiayaan employee benefit program (EmBP) adalah sebagai preferensi cara menumbuhkan produk-produk perbankan syariah dengan menggunakan akad qardh wal murabahah atas take over pada pembiayaan employee benefit program (EmBP) yaitu tiga akad, akad qardh, perjanjian jual beli, dan akad pembiayaan murabahah. Selain itu dengan sistem akad qardh wal murabahah atas take over pada pembiayaan employee benefit program (EmBP) ini dipakai guna metode buat menghilangkan riba dalam Lembaga Keuangan Konvensional dan mengalihkan transaksi non-syariah ke transaksi syariah dengan relevansi pelaksanaan akad qardh wal murabahah atas take over pada pembiayaan employee benefit program (EmBP) dalam pembiayaan take over sudah sesuai dengan Fatwa DSN MUI NO. 31/DSN-MUI/VI/2002 tentang Pengalihan Hutang khususnya alternatif pertama namun dalam pengaplikasian tidak benar, menjadi semu dan fiktif, yaitu Pihak bank meminta daftar rincian pembelian barang (DRP) guna pegangan bank untuk melakukan akad murabahah dalam bentuk pengalihan hutang, setelah diterima DRP bank BRI syariah memberikan qardh sebagai dana kebajikan untuk menyelesaikan kredit nasabah di bank konvensional. Setelah itu nasabah melakukan akad murabahah dengan pihak BRI Syariah dalam hal ini mengedepankan tujuan penggunaannya baik dalam bentuk modal kerja, investasi dan konsumtif.