ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diki Brahmandika, NIM 15 500 1000 19, Judul Tugas Akhir. “Sistem Informasi Pengajuan Pensiun Guru Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Berbasis Web”. Jurusan Manajemen Informatika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Setelah dilakukan penelitian pada Pada Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten tanah Datar ditemukan permasalahan mengenai proses pengajuan pensiun yang mana prosesnya masih menggunakan media map arsip lalu diserahan kepada pegawai disimpan kedalam lemari arsip sebagai media penyimpanan arsip pegawai. Hal ini mengakibatkan proses pencarian data cukup memakan waktu. Selain itu, proses penyimpanan seperti ini membuka terjadinya resiko data rusak atau hilang. Oleh karena itu diperlukan suatu pengembangan dalam pengelolaan arsip pegawai ini agar resiko seperti ini tidak terjadi, seperti menggunakan sistem pengajuan online yang terkomputerisasi dalam pengelolaan arsip guru ini. Dalam penulisan Tugas Akhir ini metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan yaitu wawancara dengan mengajukan pertanyaan dengan melalui tanya jawab dan penelitian perpustakaan. Dengan memanfaatkan sistem komputerisasi berbasis web diharapkan dapat mempermudah dalam proses penyimpanan dan pencarian dokumen saat di butuhkan dengan waktu yang lebih cepat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DIKI, NIM 2030302016, judul skripsi: ANALISIS ANALISIS PESAN DAKWAH TENTANG SHOLATLAH DALAM PODCAST “JEDA NULIS” HABIB JA’FAR DI MEDIA YOUTUBE. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi pesan dakwah yang disampaikan oleh Habib Ja'far dalam video berjudul "Sholatlah" di akun YouTube Jeda Nulis, dengan fokus pada aspek akidah, syariah, dan akhlak. Salat, sebagai salah satu pilar utama dalam Islam, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat keyakinan serta ketaatan seorang Muslim. Metode analisis isi kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pesan-pesan dakwah yang disampaikan, serta untuk memahami bagaimana pesan-pesan ini mempengaruhi penonton dalam konteks pemahaman agama dan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah Habib Ja'far mengenai salat mencakup penekanan pada pentingnya akidah yang kuat sebagai landasan utama dalam menjalankan ibadah salat, ketaatan terhadap syariah yang mengatur tata cara pelaksanaan salat, dan pengembangan akhlak mulia melalui disiplin, tanggung jawab, kesabaran, ketenangan, kerendahan hati, kejujuran, keadilan, dan kasih sayang yang diajarkan dalam ibadah salat. Pesan-pesan ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, penuh hikmah, dan didukung oleh referensi ayat-ayat Al-Qur'an serta hadis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah Habib Ja'far dalam video "Sholatlah" di YouTube Jeda Nulis memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengedukasi dan menginspirasi penonton untuk meningkatkan kualitas ibadah salat mereka, sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan ajaran Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya konten dakwah yang berfokus pada pembinaan akidah, syariah, dan akhlak dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman agama di kalangan umat Muslim.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Diki Hendrian, NIM 2030406004 (2020), Judul Skripsi : “Strategi Promosi Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Melalui Event Pedati”. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah strategi promosi Dinas Pariwisata Kota Bukitinggi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui event pedati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi dinas pariwisata kota bukittnggi dalam meningkatkan kunjungan wistawan melalui event pedati. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu melakukan wawancara langsung untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi melalui promotion mix yang didalam nya tedapat 4 indikator promotion mix yaitu, periklanan, personal selling, publisitas, dan promosi penjualan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan tahapan analisis reduksi data yaitu suatu bentuk analisis yang menajamkan dan menunjukkan hal-hal yang penting dalam hasil wawancara, penyajian data memberikan kesimpulan dari hasil wawancara yang telah disusun dimana memungkinkan untuk penarikkan kesimpulan dan pengambilan tindakkan, dan yang terakhir penarikan dan pemberian kesimpulan suatu proses terpenting dan terakhir yang dilakukan dalam penelitian untuk mendapatkan sebuah kesimpulan yang diperoleh dari lapangan dan dapat diuji kebenarannya berdasarkan penyajian data yang diperoleh dari narasumber. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa strategi promosi Dinas Pariwisata Kota Bukitinggi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui event pedati. adalah menggunakan teori dari Basu Swastha dan Irawan yang terdiri dari 4 indikator, yaitu : Periklanan, Personal selling, Publisitas, dan Promosi penjualan. Hasil penelitian menunjukan Dinas Pariwista Kota Bukittinggi melakukan periklanan dengan memasang baliho di setiap persimpangan jalan yang ada di Kota Bukittinggi dan juga menggunakan videotron, untuk personal selling Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi melakukan kunjungan ke event-event yang ada diluar Kota Bukittinggi supaya personal selling lebih efektif, sedangkan untuk Publisitas Dinas Pariwisata Kota Bukttinggi mengundang artis-artis Minang dan influencer untuk menarik wisatawan agar datang ke event pedati, Tidak hanya periklanan, personal selling, dan publisitas Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi juga menggunakan promosi penjualan untuk strategi promosi penjualan dengan memberikan free ticket kepada pengunjung yang akan datang ke event pedati. Maka dapat disimpulkan bahwa Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi sudah melakukan strategi promosi yang cukup efektif tetapi masih memiliki kendala. Itu dapat dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang menurun ditahun 2023, sebaiknya Dinas priwisata kota bukittinggi lebih memperhatikan lagi masalah promosi dan pembaruan produk supaya event pedati lebih menarik kedapannya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diki Arlanda. NIM 2030403023. Judul Skripsi “Penerapan Mekanisme Pencatatan Laporan Keuangan Pada Masjid Akbar Galogandang Yang Merujuk Pada Isak 35 (Studi Kasus Tahun 2023)” Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pencatatan laporan keuangan Masjid Akbar Galogandang yang masih sederhana yaitu hanya mencatat kas masuk dan keluar saja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisa penerapan laporan keuangan masjid Akbar Galogandang Berdasarkan ISAK 35. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptis dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara secara lansung. Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan identifikasi dan mereknruksi data pada laporan keuangan yang telah disusun oleh bendahara Mesjid Akbar Galogandang serta menyusun Kembali laporan keuangan tersebut menurut ISAK35. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh Bendahara Masjid Akbar galogandang belum memenuhi standar akuntansi yang ditetapkan oleh undang-undang. Karena laporan yang di buat hanya sekedar mencatat uang masuk dan uang keluar, dan identifikasi yang penulis lakukan dalam pencatatan laporan keuangan ini telah berdasarkan ISAK 35 yang mana memiliki lima komponen penting dalam laporan keuangan yaitu Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Diki Pratama. Nim 1930401049.(2023). Judul Skripsi: “Peran Bank Nagari Syariah Batusangkar Dalam Mengatasi Ketergantungan UMKM Terhadap Rentenir Di Masa Pandemi Covid 19”. Program Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran Bank Nagari Syariah Batusangkar dalam mengatasi ketergantungan UMKM terhadap rentenir di masa pandemi covid 19. Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian lapangan (field Research) dengan pendekatan mixed methods. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, tahap kesimpulan. Sumber data yaitu, sumber data primer yang terdiri dari Account Officer (AO) bagian analisis pembiayaan pada Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar, sedangkan untuk sumber data sekunder terdiri dari tiga orang nasabah dan laporan pembukuan pembiayaan program MARANDANG pada Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, bahwa peran Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar dalam mengatasi ketergantungan UMKM terhadap rentenir, Bank bekerja sama dengan Pemda Tanah Datar dengan meluncurkan program MARANDANG (Masyarakat Ranah Minang Melawan Rentenir) dengan tujuan sebagai terobosan dalam usaha membantu UMKM dalam mempertahankan usahanya di saat pandemi covid 19. Jika dilihat dari hitungan rasio efektifitas maka pada tahun 2021 program berjalan efektif dengan rasio 95%, dan pada tahun 2022 program berjalan sangat efektif dengan rasio 168%, kemudian pada tahun 2023 sampai bulan April program berjalan cukup efektif dengan rasio 82,5%. Program yang dijalankan Bank Nagari Cabang Syariah Batusangkar untuk mengatasi ketergantungan UMKM terhadap rentenir ada kendala yang dihadapi yaitu, kondisi nasabah yang belum memenuhi standar kelayakan Bank, Plafond pembiayaan yang dibatasi, data nasabah yang terkena BI Checking, serta SDM yang belum mendukung
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diki Andra, NIM 15300800022. Judul Skripsi : “Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Kelas VIII Oleh Guru BK di SMPN 2 Sungayang Tahun Ajaran 2021/2022”. Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2022. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah tentang bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok dalam mengatasi kenakalan pada remaja. Fenomenanya adalah masih ada siswa yang berprilaku di sekolah seperti suka membolos, tidak memakai pakaian seragam dengan benar, merokok, berbicara kurang sopan kepada guru maupun teman sebaya, kurangnya disiplin siswa seperti datang terlambat, dan masih rendahnya tenggang rasa siswa dengan teman sebayanya dan lain sebagainya Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif karena bertujuan untuk mencari penyelesaian masalah yang ditemukan di lapangan dan mendeskripsikan kejadian yang ada di lapangan sebagaimana adanya. Peneliti akan mendeskripsikan tentang pelaksanaan bimbingan kelompok untuk mengatasi kenakalan remaja kelas VIII SMP N 2 Sungayang Tahun Ajaran 2021/2022. Peneliti melakukan penelitian secara langsung ke lokasi penelitian yaitu SMP N 2 Sungayang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa guru Bimbingan dan Konseling sangat berperan dalam kegiatan BK termasuk bimbingan kelompok. Guru BK ada melaksanakan bimbingan kelompok di sekolah SMPN 2 Sungayang bertujuan untuk mengatasi kenakalan siswa kelas VIII. Kenakalan remaja sebelum dilaksanakan bimbingan kelompok yaitu masih ada beberapa siswa yang melakukan kenakalan remaja di sekolah, seperti membolos, terlambat datang ke sekolah, tidak sopan berbicara dengan guru dan teman sebaya, tidak memakai pakaian sesuai aturan sekolah, merokok, berkelahi, tidur di dalam kelas dan lain sebagainya. Kenakalan remaja setelah dilaksanakan bimbingan kelompok yaitu ada perubahan yang terjadi pada diri siswa, pelaksanaan bimbingan kelompok berjalan dengan lancar, siswa sangat antusias dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Suatu ilmu tidak akan mengalami perkembangan apabila tidak ada proses berfikir yang berkelanjutan. Proses berfikir yang terus-menerus disebut dengan filsafat. Semua bidang ilmu pengetahuan berawal dari proses berfikir. Salah satunya adalah Ilmu Ekonomi Islam. Ekonomi Islam merupakan sistem ekonomi yang memiliki landasan hukum al-Qur’an dan al-Hadits, dan sangat berbeda dengan sistem ekonomi konvensional. Bagaimana suatu ilmu ekonomi dapat dikaitkan dengan nilai-nilai agama? mengapa sistem ekonomi Islam berlandaskan al-Qur’an dan al-Hadist? Pertanyaan yang sumbernya adalah dari proses berfikir terkait dengan ekonomi Islam. Dalam buku Filsafat Ekonomi Islam ini, penulis berusaha memberikan gambaran dan deskripsi terkait dengan asal mula proses berfikir manusia yang menghasilkan suatu ilmu hingga menyebabkan filsafat itu terjadi, hubungan Agama dan sistem ekonomi, ekonomi Islam yang berupakan suatu sistem yang tidak bebas nilai, dan gambaran-gambaran lainnya yang dapat memberikan pengetahuan baru terkait dengan bagaimana suatu ekonomi Islam dapat terjadi. Sasaran pembaca: Mahasiswa Fakultas ekonomi dan bisnis, jurusan ekonomi Islam, dan para penggiat ekonomi Islam.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Political aspects of agrarian laws in Indonesia.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Diki Rahman, NIM. 13 105 021 Judul Skripsi “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS X IPA DI SMA N 1 SUNGAYANG”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2018.
Pokok permasalahan penelitian ini adalah siswa kelas X IPA memiliki kemampuan berpikir kritis matematis sangat rendah. Rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa disebabkan karena siswa tidak ingin membiasakan dirinya untuk berpikir lebih dalam menyelesaikan suatu masalah. Tidak ada siswa yang mempunyai inisiatif untuk bertanya, padahal siswa belum mengerti tentang pelajaran yang dijelaskan dan ketika guru memberikan soal kepada siswa dengan langkah yang sama namun soalnya berbeda, siswa tidak dapat mengembangkan,mengeluarkan ide-ide dan pendapat terhadap soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan penggunaan model pembelajaran CORE lebih baik dari penggunaan pembelajaran konvensional kelas X IPA di SMA N 1 Sungayang.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan Rondomized Control Group Only Design. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas X IPA SMA N 1 Sungayang tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari tiga kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel yang terambil sebagai kelas ekseperimen adalah kelas X IPA 1 dan yang menjadi kelas kontrol kelas X IPA 2. Data kemampuan berpikir kritis matematis siswa diperoleh dari hasil pemberian tes berupa soal kemampuan berpikir kritis yang diberikan di akhir pembelajaran. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah menggunakan uji-t.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran CORE lebih baik dari pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan pembelajaran konvensional.
Kata kunci: Model Pembelajaran CORE, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
Kongres Pancasila IV ini merupakan rangkaian dan kesinambungan dari Kongres Pancasila sebelumnya, yaitu Kongres Pancasila I tgl 1 Juni 2009 di Yogyakarta; Kongres Pancasila II tgl. 1 Juni 2010 di Denpasar; dan Kongres Pancasila III tgl.1 Juni 2011 di Surabaya. Dari tiga kali Kongres Pancasila tersebut telah banyak dihasilkan rumusan-rumusan deklarasi yang sangat berkualitas dan bermakna. Atas dasar hasil-hasil yang telah dicapai dari Kongres Pancasila sebelumnya itu, maka pada Kongres Pancasila IV kali ini dipilih dan ditetapkan tema “Strategi Pelembagaan Nilai-nilai Pancasila dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia”. Tema ini dipilih dengan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: Saat ini tidak ada lembaga khusus pengawal Pancasila. Padahal, diakui atau tidak Pancasila adalah dasar Negara Indonesia. Keadaan ini dinilai jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan masa sebelum reformasi. Saat itu, MPR mempunyai berbagai wewenang, dan salah satunya “memelihara” Pancasila. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila itu menyebabkan Pancasila kehilangan dasar legitimasi kenegaraannya. Ketiadaan lembaga khusus pengawal Pancasila, berimplikasi pada tidak adanya mekanisme yang jelas dalam mensosialisasikan Pancasila. Peran tersebut saat ini nampaknya berusaha dimainkan oleh MPR dengan slogan kebanggaannya “4 Pilar Hidup Bernegara” yang mensejajarkan posisi Pancasila dengan NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Terlepas dari ketidaktepatan konsep dasar yang ada dalam slogan itu, kita mengakui bahwa MPR memiliki niat baik untuk membumikan Pancasila. Saat ini tidak ada rambu-rambu pengimplementasian Pancasila yang jelas dan baku. Padahal, rambu-rambu itu mutlak diperlukan agar dapat diperoleh hasil yang optimal. Dengan kata lain, rambu-rambu itu perlu segera diadakan. Mempertimbangkan hal-hal diatas, kiranya perlu ada upaya serius untuk membentuk atau menunjuk lembaga khusus pengawal Pancasila, yang nantinya diberi wewenang, antara lain untuk menyusun rambu-rambu pengimplementasian Pancasila tersebut secara tepat, terstruktur, dinamis dankontekstual.