Abstrak
INDAH PERMATA SARI NIM 15300800042 judul SKRIPSI “Pendidikan dalam Keluarga Anak Putus Sekolah di Jorong Kubu Nan Ampek Kecamatan Batipuh”. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalahan dalam penulisan ini adalah di Jorong Kubu Nan Ampek Kecamatan Batipuh masih saja ditemukan anak putus sekolah sedangkan di lingkungan sekitarnya sudah banyak anak-anak yang berpendidikan tinggi minimal tamatan SLTA sederajat dengan perekonomian orang tuanya sama yaitu mayoritas bertani. Fokus penelitian ini bagaimana pendidikan dalam keluarga anak putus sekolah di Jorong Kubu Nan Ampek Kecamatan Batipuh, sedangkan sub fokus penelitian adalah bagaimana cara orang tua dalam mendidik anaknya, tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak dan pendidikan seperti apa yang diberikan keluarga terhadap anaknya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) atau penelitian kualitatif yang bersifatdeskriptif kualitatifdengan mengambil lokasi di Jorong Kubu Nan Ampek Nagari Batipuh Baruh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisa data penulis ambil dari Bogdan dan Tylor yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data penulis menggunakan trigulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) cara orang tua dalam mendidik anak dari ketiga keluarga tersebut berbeda-beda, ada yang orang tua yang terlalu kerasatau disebut dengan otoriter seperti suka mengatur dan terlalu melarang-larang anak dan ada juga yang terlalu membebaskan anaknya atau disebut dengan permisif seperti melimpahkan tanggung jawab sepenuhnya terhadap anak bahwa anak bisa menjalankan tanggung jawabnya sendiri sehingga anak memilih keputusan sendiri dan susah untuk dinasehati dan ada juga orang tua yang terlalu memanjakan anak. Dampaknya anak memilih untuk berhenti dari sekolah sebelum waktunya, 2) tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak tidak terlaksana sebagaimana mestinya karena orang tua yang sibuk bekerja sehingga mengabaikan tanggung jawab terhadap pendidikan anak seperti menanyakan sekolah anak atau kondisi anak di sekolah,3) pendidikan yang diberikan keluarga terhadap anak berupa nasehat-nasehat, perhatian, pemberian hukuman serta keteladanan dan adat kebiasaan masih kurang seperti dalam bidang keagamaan (shalat) masih jarang dilakukan karena orang tua sendiri juga jarang melaksanakan shalat.