Abstrak
Kemampuan siswa dalam menjelaskan isi kandungan, membaca dan menulis ayat al-Qur’an khususnya kelas VII di MTsN Padang Ganting masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai ulangan harian dan pengamatan dengan mendengarkan bacaan al-Qur’an serta melihat tulisan ayat al-Qur’a siswa. Rendahnya kemampuan siswa dalam menjelaskan isi kandungan, membaca dan menulis ayat al-Qur’an diduga salah satu penyebabnya adalah guru lebih fokus kepada materi dan tidak melatih siswa dalam membaca dan menulis ayat al-Qur’an. Mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, untuk melihat kemampuan siswa dalam menjelaskan isi kandungan dapat dilakukan dengan penerapan strategi ekspositori dan untuk melihat kemampuan membaca dan menulis ayat Al-Qur’an dapat dilakukan dengan penerapan metode drill. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan siswa dalam menjelaskan isi kandungan dengan menerapkan stategi ekspositori lebih baik dan untuk melihat kemampuan membaca dan menulis ayat al-Qur’an dengan menerapkan metode drill juga lebih baik daripada kemampuan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada pembelajaran Qur’an Hadist kelas VII MTsN Padang Ganting Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Randomized Non Randommized Control-Group Pretest-Posttest Design (Pola Pretes-Postes Grup Kontrol Tidak Secara Random). Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTsN Padang Ganting tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 2 kelas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan siswa dalam menjelaskan isi kandungan ayat al-Qur’an pada kelas eksperimen adalah 79,5 dengan persentase ketuntasan 75% (15 orang) sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 72,7 dengan persentase ketuntasan 40% (8 orang). Dari perhitungan diperoleh thitung = 2,15 dan ttabel = 1,68. Oleh karena thitung > ttabel maka H1 diterima. Dan diperoleh rata-rata kemapuan siswa dalam membaca dan menulis ayat al-Qur’an pada kelas eksperimen adalah 91,9 dengan persentase ketuntasan 90% (18 orang) sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 63,45 dengan persentase ketuntasan 20% (4 orang). Jadi, dapat dikemukakan bahwa kemampuan siswa dalam menjelaskan isi kandungan ayat al-Qur’an dan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis ayat al-Qur’an dengan penerapan strategi ekspositori dan metode drill lebih baik dari pada pembelajaran konvensional dalam pembelajaran Qur’an Hadist siswa kelas VII di MTsN Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar.