Abstrak
Hasri Dwimarzuqi, NIM 2230105016 Judul Skripsi “Pengaruh Model Think Pair Share Berbasis Deep Learning Terhadap Peningkatan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII Di UPT SMP N 2 Batipuh” Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat belajar matematika siswa kelas VII di UPT SMP Negeri 2 Batipuh masih tergolong rendah, yang terlihat dari rendahnya perhatian, ketertarikan, perasaan senang, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses pembelajaran yang belum optimal dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir, berdiskusi, dan membangun pemahaman secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan minat belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Think Pair Share (TPS) berbasis Deep Learning lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental dan desain Non-Equivalent Group atau Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang terdiri atas 18 siswa kelas eksperimen dan 18 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar matematika dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, N-Gain, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain minat belajar matematika kelas eksperimen sebesar 0,6424 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,0159 dengan kategori rendah. Hasil uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test diperoleh nilai U sebesar 0,000, nilai Z sebesar -5,133, dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga peningkatan minat belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Think Pair Share (TPS) berbasis Deep Learning lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.