Abstrak
Hurul Aini, NIM 2230111068, Judul Skripsi “Pengembangan Media Komik Berbasis Budaya Lokal Minangkabau (Petatah-Petitih) pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SDN 01 Pagaruyung”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada analisis kebutuhan guru dan siswa yang didukung oleh hasil wawancara dan obervasi pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 01 Pagaruyung. Hasil ini menunjukkan bahwa media pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang digunakan oleh guru masih terbatas, bersifat monoton, dan belum memuat unsur budaya lokal Minangkabau, yang dimana guru membagikan lembaran materi yang cenderung berupa teks tanpa ilustrasi menarik sehingga kurang memotivasi siswa dan membuat siswa menjadi bosan selama pembelajaran. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu, sumber daya, dan referensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran terutama pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media komik berbasis petatah-petitih Minangkabau sebagai media pembelajaran yang memuat unsur budaya Minangkabau, kontekstual, dan menarik bagi siswa kelas IV SDN 01 Pagaruyung. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Namun, penelitian ini dibatasi sampai pada tahap development dan tahap disseminate hanya dilakukan pada skala terbatas yaitu di Kelas IV SDN 01 Pagaruyung. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar angket validasi media dan angket praktikalitas respon guru serta respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validitas dan analisis praktikalitas. Hasil validasi media komik berbasis budaya lokal Minangkabau (petatahpetitih) yang dikembangkan memperoleh nilai rata-rata sebesar 96,4% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas menunjukkan respon guru sebesar 98% dengan kategori sangat praktis dan respon siswa sebesar 94,4% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media komik yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV Sekolah Dasar.