Abstrak
Penelitian ini dilakukan oleh Ernita, NIM 212032004, dengan judul "Pengaruh Lingkungan Pendidikan dan Pemahaman Beragama terhadap Nilai Moderasi Beragama pada Siswa SMP Negeri 1 Kota Padang Panjang". Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada pentingnya membentuk karakter keberagamaan yang moderat dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Moderasi beragama menjadi hal yang sangat krusial dalam menumbuhkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, serta menjaga kerukunan antar umat beragama sejak dini di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Lingkungan Pendidikan dan Pemahaman Beragama terhadap nilai Moderasi Beragama siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan didukung oleh metode kualitatif berupa wawancara dan observasi sebagai data pendukung. Penelitian ini menggunakan teknik Stratified Random Sampling, yaitu metode pengambilan sampel secara acak setelah populasi dibagi ke dalam strata tertentu yang bersifat homogen di dalam, namun heterogen antar kelompok. Dalam hal ini, strata ditentukan berdasarkan tingkatan kelas siswa, yaitu Kelas VIII dan Kelas IX. Proses pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada siswa sebagai responden utama. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Lingkungan Pendidikan dan Pemahaman Beragama baik secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai Moderasi Beragama siswa SMP Negeri 1 Kota Padang Panjang. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,762 menunjukkan bahwa 76,2% variasi dalam sikap moderasi beragama siswa dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Hasil ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dan pemahaman agama yang kontekstual dapat mengurangi potensi intoleransi dan radikalisme di kalangan pelajar. Penelitian ini merekomendasikan agar nilai-nilai moderasi beragama diintegrasikan secara menyeluruh dalam kurikulum, budaya sekolah, dan praktik pembelajaran, baik secara eksplisit melalui materi ajar maupun secara implisit melalui keteladanan guru. Moderasi beragama seharusnya dipandang sebagai bagian penting dari pendidikan karakter kebangsaan.