Abstrak
ABSTRAK ELSI HEVIANA, NIM. 232012018, judul tesis “HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPEMIMPINAN PAEDAGOGIS GURU PENGGERAK LINTAS ANGKATAN DI KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT”. Pascasarjana Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Fenomena menunjukkan adanya variasi tingkat kecerdasan emosional guru penggerak yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan mereka, dimana beberapa guru masih mengalami kesulitan dalam mengelola emosi saat menghadapi tantangan implementasi program. Selanjutnya terlihat adanya resistensi dari beberapa komponen sekolah terhadap perubahan yang diinisiasi guru penggerak, serta perbedaan budaya organisasi antar sekolah yang mempengaruhi implementasi program. Pada lain hal, ditemukan variasi pemahaman dan implementasi konsep kepemimpinan, tantangan dalam menjalankan peran ganda sebagai guru dan agen perubahan, serta kesulitan dalam mempengaruhi dan menggerakkan rekan sejawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah guru penggerak angkatan empat, delapan dan sembilan di Kabupaten Solok sebanyak 206 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik stratifiled random sampling berjumlah 67 orang. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket. Angket dujicobakan kemudian dianalisis dengan uji validitas dan uji reliabilitas sehingga didapatkan butir angket yang valid dan reliabel. Setelah itu penyebaran angket kepada responden yang tergolong sebagai sampel penelitian. Teknik analisis dengan cara melakukan uji asumsi klasik sebagai uji prasyarat, kemudian melakukan uji hipotesis dengan menggunakan regresi linear sederhana, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan paedagogis guru penggerak angkatan empat, delapan dan sembilan di Kabupaten Solok dengan tingkat signifikansi sebesar 70,1 %. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan paedagogis guru penggerak angkatan empat, delapan dan sembilan di Kabupaten Solok sebesar 65, 4%.Kecerdasan emosional dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan paedagogis guru penggerak angkatan empat, delapan dan sembilan di Kabupaten Solok sebanyak 73,4% Kata kunci : kecerdasan emosional, budaya organisasi, kepemimpinan paedagogis