Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Tradisi Malam Basiriah Dalam Walimatul Ursy (Studi Kasus di Jorong Galogandang, Nagari III Koto Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

SURYA NENGSIH, NIM 2030201084, dalam skripsinya yang berjudul “TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN TRADISI MALAM BASIRIAH DALAM WALIMATUL URSY” (Studi Kasus di Jorong Galogandang Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar) dari Program Studi Ahwal Al-Syaksiyyah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, meneliti tentang pelaksanaan tradisi malam basiriah dalam perspektif hukum Islam. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana proses pelaksanaan tradisi malam basiriah di Jorong Galogandang dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap tradisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pelaksanaan tradisi malam basiriah serta menilai tradisi ini berdasarkan hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), dengan mengumpulkan data primer melalui observasi dan wawancara dengan berbagai pihak terkait, termasuk Niniak Mamak, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, serta pemuda-pemudi yang menjadi peserta dalam tradisi tersebut. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif, kemudian dikaitkan dengan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis untuk ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi malam basiriah ini dikhususkan bagi pemuda-pemudi yang belum menikah dan bertujuan untuk menemani marapulai sebagai simbol perpisahan dengan masa lajang. Tradisi ini juga berfungsi untuk mempererat silaturrahmi serta menjadi ajang pencarian jodoh. Namun, dari sudut pandang hukum Islam, pelaksanaan tradisi ini termasuk dalam kategori 'Urf Fasid, yaitu kebiasaan yang bertentangan dengan Al-Qur'an dan hadis. Hal ini karena lebih banyak mudharat (kerugian) daripada maslahat (kebaikan) yang dihasilkan dari pelaksanaan tradisi tersebut. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana tradisi malam basiriah dijalankan serta implikasinya menurut hukum Islam, sekaligus menyoroti aspek-aspek negatif yang sebaiknya dihindari dalam pelaksanaan tradisi ini

Kata kunci

Tradisi, malam basiriah, hukum islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Tradisi Malam Basiriah Dalam Walimatul Ursy (Studi Kasus di Jorong Galogandang, Nagari III Koto Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar)2024 · oai:ais:skripsi:9621

Publikasi terkait