Abstrak
FOURY MEILANI, NIM. 15300900018, Judul Skripsi: “Pengaruh Permainan Tradisional (lompat tali) terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Al-Hidayah Jorong Situmbuk Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam”, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Latar belakang dari penelitian ini adalah terdapat nya anak yang masih malu dan takut terhadap kemampuan otorik kasar terkhusus pada indikator berjalan, berlari, dan melompat. Oleh karena itu peneliti mengeksperimenkan permainan tradisonal (lompat tali) untuk mempengaruhi kemampuan motorik kasar anak usia dini di Raudhatul Athfal Al-Hidayah Jorong Situmbuk Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh permainan tradisional (lompat tali) terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini di Raudhatul Athfal Al-Hidayah Jorong Situmbuk Kecamatan Tilatang Kaman Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimen dengan tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak RA Al-Hidayah Jorong Situmbuk Tahun Pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari dua kelas. Dalam penelitian ini yang dijadikan sampel adalah kelompok B2. Teknik pengumpulan data menggunakan lembaran observasi. Teknik analisis data menggunakan N-Gain dengan nilai 0,64 pada kategori sedang. Hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukantentang pengaruh permainan tradisional (lompat tali) terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini di Raudhaul Athfal Al-Hidayah Jorong Situmbuk Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam, dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil pretest 8.5. Setelah pretest dilakukan treatment. Selama perlakuan diberikan terjadi peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia dini, hal ini terlihat dari hasil posttest yang diberikan dengan rata-rata 18.89. Untuk menguji signifikansi t0 dengan cara membandingkan t0 (“t” hitung) dengan tt (“t” tabel), pada degrees of freedom (df) atau derajat bebas (db) 17 pada taraf signifikansi 1% tt diperoleh sebesar 2,89. Kemudian dengan membandingkan hasil dari t0 (“t” hitung) dengan tt (“t” tabel) maka dapat diketahui bahwa t0 lebih besar dari tt, gambarannya sebagai berikut: 24,7 > 2,89. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen, artinya permainan tradisional (lompat tali) berpengaruh terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini.