Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Praktik Pembelian Pisang Oleh Toke (studi di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Dela Damayanti, NIM 2030202015, judul skripsi “TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PEMBELIAN PISANG OLEH TOKE (STUDI DI NAGARI TAEH BUKIK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA)”. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota serta tinjauan fikih muamalah terhadap jual beli pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menelaah praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota dan untuk menelaah tinjauan fikih muamalah terhadap praktik jual beli pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dari lokasi atau lapangan. Sumber data yaitu penulis menggunakan sumber data primer yaitu toke pisang 2 orang, pemilik ladang pisang 3 orang dan sumber data sekunder yaitu Niniak Mamak 1 orang serta tokoh ulama 1 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah seperti reduksi data, menghimpun sumber data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data dalam penelitian ini yaitu metode triangulasi sumber dan penelitian lapangan ini dilakukan di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota. Berdasarkan temuan penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota berbeda dengan praktik jual beli pada umumnya, Terdapat jual beli pisang dengan cara toke mengambil pisang dari ladang orang lain tanpa meminta izin atau konfirmasi dari pemilik ladang terlebih dahulu. Dalam praktik ini, toke mengambil pisang dari ladang milik orang lain dan toke membayar kepada pemilik ladang tanpa adanya kesepakatan harga sebelumnya antara toke dan pemilik ladang. Dalam pandangan fikih muamalah, dalam praktik pembelian pisang oleh toke di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota ini tidak memenuhi rukun dan syarat jual beli, karena para pihak tidak menggunakan akad, dalam penetapan harga hanya ditentukan oleh pihak toke, terdapat pihak pemilik ladang yang dirugikan dalam praktik jual beli ini. Dimana dalam syarat jual beli harus dilakukan dengan kesadaran dan kerelaan kedua belah pihak, adanya akad atau kesepakatan jual beli, barang yang dijual harus dimiliki sepenuhnya oleh penjual atau dengan izin pemiliknya, serta harga harus jelas. Namun, praktik jual beli di Nagari Taeh Bukik tidak memenuhi semua rukun dan syarat jual beli tersebut, sehingga membuat transaksi tersebut tidak sah. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam QS. An-Nisa ayat 29 dan Hadis bahwa dalam jual beli harus didasari dengan suka sama suka.

Kata kunci

Jual Beli, Pisang, Fikih Muamalah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Praktik Pembelian Pisang Oleh Toke (studi di Nagari Taeh Bukik Kabupaten Lima Puluh Kota)2024 · oai:ais:skripsi:8871

Publikasi terkait