Abstrak
Indah Rhowdlotul Jannah, NIM 1930301020 (2023). Judul Skripsi: “Studi Living Qur`an: Tradisi Sima’an Al-Qur`an pada Masyarakat Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah kebiasaan masyarakat Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau yang melakukan sima’an Al-Qur`an setiap hari Sabtu. Adapun fokus pembahasan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana kajian historis praktik pelaksanaan tradisi sima’an Al-Qur`an yang dilakukan masyarakat di Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau (2) Bagaimana prosesi praktik pelaksanaan tradisi sima’an Al-Qur`an pada masyarakat Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, dan (3) Bagaimana pengaruh dari kegiatan tradisi sima’an Al-Qur`an terhadap masyarakat di Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Kajian ini termasuk dalam kajian Living Qur`an dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer yaitu Alim Ulama Desa Kulim Jaya, Tokoh Agama Desa Kulim Jaya, dan masyarakat yang melaksanakan tradisi sima’an Al-Qur`an. Hasil penelitian yang telah diperoleh di lapangan tentang tradisi sima’an Al-Qur`an pada masyarakat Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau ditemukan bahwa (1) Tradisi sima’an Al-Qur`an pada masyarakat Desa Kulim Jaya dimulai pada tahun 2005 dengan pelopor utamanya Ustadzah Rizqah yang terinspirasi dari QS: Al-A’raf: 204, sebagaimana pula yang telah dipraktikan Nabi Muhammad SAW ketika menyetorkan bacaan Al-Qur`an kepada malaikat Jibril pada bulan Ramadhan sebagai tes bacaan Al-Qur`an Rasulullah SAW, (2) Prosesi praktik pelaksanaan tradisi sima’an Al-Qur`an pada masyarakat Desa Kulim Jaya diantaranya: Tawasul/mengirim do’a kepada orang yang meninggal, pembacaan shalawat Busyro dan Nisyan, pembacaan Al-Qur`an 30 Juz dengan metode bil ghoib oleh para hafizh/hafizhah, makan bersama, tahlil, do’a khatam Al-Qur`an, shalat Zuhur berjama’ah, tausiyah dan musafahah (bersalam-salaman), (3) Tradisi ini merupakan suatu perbuatan yang baik sehingga memberikan pengaruh yang positif kepada para pelaku tradisi ini seperti: memperlancar hafalan Al-Qur`an, merasa semakin dekat kepada Allah SWT, hati akan merasa jauh lebih tenang, belajar bersosialisasi, mendorong untuk sering membaca Al-Qur`an, memotivasi untuk mensyiarkan Al-Qur`an salah satunya dengan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ), dan mendorong anak-anak hingga dewasa untuk lebih mencintai Al-Qur`an. Kata kunci: Living Qur`an, Tradisi, Sima'an Al-Qur`an