Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YUSNITA

5 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 12023: 12020: 12017: 1

Pelaksanaan pada Pembelajaran Kelompok Bidang Studi PAI Berdiferensiasi di MAN 2 Tanah Datar

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ira Yusnita, NIM: 2130101054, Judul Skripsi: “Pelaksanaan pada Pembelajaran Kelompok Bidang Studi PAI Berdiferensiasi di MAN 2 Tanah Datar”, Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian bersumber pada prosedur yang dilakukan pendidik untuk mendeskripsikan proses perencanaan pada pembelajaran kelompok bidang studi PAI berdiferensiasi di MAN 2 Tanah Datar, untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pada pembelajaran kelompok bidang studi PAI berdiferensiasi di MAN 2 Tanah Datar, dan untuk mendeksripsikan proses evaluasi pelaksanaan pada pembelajaran kelompok bidang studi PAI berdiferensiasi di MAN 2 Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 13 orang pendidik PAI, kepala madrasah, pendidik BK, serta kelas X, XI, dan XII 15 orang sebagai informan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan dengan mempedomani hasil asesmen diagnostik, merancang modul ajar berdiferensiasi, dan sumber berdiferensiasi. Pelaksanaan dilakukan dengan 3 bentuk diferensiasi yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk (hasil). Diferensiasi konten dilakukan melalui penyediaan materi pembelajaran yang bervariasi sesuai tingkat kesiapan dan kebutuhan belajar. Diferensiasi proses diterapkan melalui variasi metode, strategi, dan aktivitas pembelajaran yang memungkinkan belajar sesuai gaya dan kemampuan masing-masing, dan diferensiasi hasil atau produk diwujudkan dalam bentuk tugas dan karya yang beragam sebagai representasi pemahaman terhadap materi pembelajaran. dan Evaluasi pembelajaran PAI berdiferensiasi dilakukan dengan menggunakan berbagai instrumen penilaian yang menyesuaikan jalur belajar, baik secara formatif maupun sumatif, dengan tetap mengacu pada kriteria pencapaian kompetensi. Adapun guru yang menerapkan diferensiasi konten yaitu Ibu Rahma, S.Pd, Ibu Welni Fatma, S.Pd.I, Ibu Ernitati, S.Ag, Ibu Nurlela, SH.I., M.Pd, Ibu Fitria, S.Pd, I, guru yang menerapkan diferensiasi proses yaitu Ibu Kasnida, S.Ag., M.Pd, Ibu Elvi Dahlia, S.Ag, Ibu Retno Muliarti Nur, S.Ag, Ibu Yeni Fitri S.Pd.I, Ibu Efniyenti S.Ag, dan guru yang menerapkan diferensiasi hasil (produk) yaitu bapak Leo Revaldi, S.Pd.I, dan Ibu Yeni Fitri S.Pd.I. Kata Kunci: Pembelajaran Kelompok Bidang Studi PAI, Pembelajaran Berdiferensiasi, Diferensiasi Konten, Proses, dan Produk, MAN 2 Tanah Datar. Ira Yusnita, NIM: 2130101054, Thesis Title: “Implementation of Differentiated Islamic Education Study Groups at MAN 2 Tanah Datar”, Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The research problem stems from the procedures is to describe the process of planning differentiated Islamic Religious Education (PAI) learning at MAN 2 Tanah Datar, to describe the process of implementing differentiated Islamic Religious Education (PAI) learning at MAN 2 Tanah Datar, and to describe the process of evaluating the implementation of differentiated Islamic Religious Education (PAI) learning at MAN 2 Tanah Datar. This study employs a descriptive approach and is phenomenological in nature. The research subjects consisted of 13 Islamic Education Teachers, madrasah principals, BK Teachers, and 15 class X, XI, and XII students as informants. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted through triangulation of sources and techniques. The results of this study indicate that planning is carried out by referring to the results of diagnostic assessments, designing differentiated teaching modules, and differentiated sources. Implementation is carried out with 3 forms of differentiation, namely content differentiation, process differentiation, and product (outcome) differentiation. Content differentiation is carried out by providing varied learning materials according to the level of readiness and learning needs of students. Process differentiation is implemented through a variety of methods, strategies, and learning activities that allow students to learn according to their individual styles and abilities, and differentiation of results or products is realized in the form of various assignments and works as a representation of students' understanding of the learning material. and Evaluation of differentiated PAI learning is carried out using various assessment instruments that adjust to students' learning paths, both formatively and summatively, while still referring to competency achievement criteria. The teachers implementing content differentiation are Ms. Rahma, S.Pd., Ms. Welni Fatma, S.Pd.I., Ms. Ernitati, S.Ag., Ms. Nurlela, SH.I., M.Pd., and Ms. Fitria, S.Pd.I, those implementing process differentiation are Ms. Kasnida, S.Ag., M.Pd., Ms. Elvi Dahlia, S.Ag., Ms. Retno Muliarti Nur, S.Ag., Ms. Yeni Fitri, S.Pd.I., and Ms. Efniyenti, S.Ag., and those implementing product differentiation are Mr. Leo Revaldi, S.Pd.I., and Ms. Yeni Fitri, S.Pd.I. Keywords: Group Learning in the Islamic Religious Education (PAI) Subject Area, Differentiated Learning, Differentiation of Content, Process, and Product, MAN 2 Tanah Datar.

PROSES MEDIASI BERDASARKAN KEARIFAN LOKAL DAN PENYELESAIAN SENGKETA PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PULAU PUNJUNG

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RINA YUSNITA, NIM: 232062016 Judul : Proses Mediasi Berdasarkan Kearifan Lokal Dan Penyelesaian Sengketa Perceraian Di Pengadilan Agama Pulau Punjung) Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Permasalahan pokok tesis ini adalah proses penyelesaian sengketa perceraian di Pengadilan Agama Pulau Punjung, upaya Hakim Pengadilan Agama dalam Penerapan kearifan lokal terhadap penyelesaian perkara perceraian serta keterlibatan Mediator lokal. Tujuan untuk mengetahui proses penyelesaian sengketa perceraian di Pengadilan Agama Pulau Punjung dan menganalisa upaya Hakim Pengadilan Agama Pulau Punjung dalam Penerapan kearifan lokal terhadap penyelesaian perkara perceraian serta bagaimana keterlibatan Mediator lokal. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis Normatif bersifat kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu Hakim dan Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama Pulau Punjung, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Masyarakat yang pernah mengalami permasalahan rumah tangga di Kecamatan Pulau Punjung. Sumber data sekunder berupa laporan tahunan mediasi dan arsip putusan di Pengadilan Agama Pulau Punjung. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi seperti rekaman audio dan dokumen tertulis. Teknik Analisa data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, simpulan, dan verifikasi. Teknik keabsahan data meliputi uji kredibilitas, peningkatan ketekunan, FGD, triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses pelaksanaan mediasi berdasarkan kearifan lokal di Pulau Punjung yaitu mulai karena adanya permasalahan rumah tangga yang tidak bisa diselesaikan suami istri berdua, mereka diupayakan damai secara berjenjang dimana terlebih dahulu diupayakan damai oleh keluarga terdekat seperti orang tua, saudara, mamak kedua belah pihak, kemudian ditingkatkan melalui Ninik Mamak, semuanya dilakukan secara kekeluargaan dan musyawarah mufakat. Proses pelaksanaan mediasi penyelesaian sengketa perceraian yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Pulau Punjung yaitu harus mengikuti tahapan-tahapan yang telah ditentukan berdasarkan peraturan-praturan yang ada secara formal. Namun dalam pengambilan keputusan baik Hakim maupun Mediator Non Hakim berusaha untuk tidak hanya berdasarkan pada ketentuan hukum formal semata tetapi berusaha untuk mengintegrasikan nilai-nilai keadilan sosial dan budaya yang berlaku dalam kearifan lokal setempat. Mediasi yang dilaksanakan berdasarkan kearifan lokal dengan Ninik Mamak sebagai Mediator lebih tinggi tingkat keberhasilannya dibandingkan dengan mediasi yang dilaksanakan dalam penyelesaian sengketa perceraian di Pengadilan Agama Pulau Punjung, hal ini adalah karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi.

Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Ayat-Ayat Al-Qur’an Berbasis Augmented Reality (AR) Pada Materi Fluida Kelas XI SMA/MA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Enni Yusnita Firdaus. Nim 1930107009 (2023). Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Terintegrasi Ayat-Ayat Al-Qur’an Berbasis Augmented Reality (AR) Pada Materi Fluida Pada Kelas XI SMA/MA”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan ini muncul karena bahan ajar yang digunakan oleh pendidik masih terbatas, seperti hanya menggunakan LKPD sederhana maupun buku cetak saja. Dari segi isi belum lengkap secara keseluruhan. Bahan ajar yang tersedia belum terintegrasi dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan belum berbasis teknologi. Teknologi yang berkembang saat ini salah satunya Augmented Reality (AR) yang dapat mengubah gambar menjadi 3 dimensi. Augmented Reality (AR) merupakan sebuah inovasi baru yang digunakan memperkecil kelemahan yang ada pada buku maupun e-learning. Penelitian ini dilakukan pada materi fluida kelas XI SMA/MA. Materi fluida membutuhkan visualisasi gambar yang jelas dan menarik. AR dapat membantu dalam memvisualisasikan materi fluida. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan modul pembelajaran fisika terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an berbasis Augmented Reality (AR) pada materi fluida. Jenis Penelitian pengembangan yang dipakai yakni model 4-D (Define, design, development, dissemination). Namun pengembangan modul pembelajaran fisika terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis Augmented Reality (AR) ini hanya menggunakan tiga tahapan saja yakni define, design, and developmet. Tahap pendefinisian dilakukan analisis muka belakang, karakter peserta didik, tugas, dan konsep. Pada tahap perancangan melalui tahap membuat GBPM, flowchart dan story board. Perancangan modul menggunakan canva, Microsoft word 2013, dan aplikasi Assemblr Edu untuk merancang gambar 3D. Pada tahap pengembangan menggunakan lembar validasi dan lembar uji praktikalitas. Pengembangan modul pembelajaran fisika terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis Augmented Reality (AR) divalidasi oleh validator materi, media, dan tafsir. Dari hasil validasi materi diperoleh 92% , validasi media diperoleh 83% dan validasi tafsir diperoleh 92% secara keseluruhan didapat kategori sangat valid. Hasil penelitian uji praktikalitas modul pembelajaran fisika terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an berbasis Augmented Reality (AR) pada peserta didik di MAN 2 Kota Payakumbuh diperoleh 89% kategori sangat praktis, sedangkan uji praktikalitas modul fisika pada guru fisika diperoleh praktikalitas sebesar 91% dengan kategori sangat praktis. Jadi modul ini sangat valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran oleh peserta didik dan pendidik.

HUBUNGAN PERILAKU BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTSN 1 KOTA SAWAHLUNTO

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

YUSNITA, NIM 14 101 149, judul skripsi “Hubungan Perilaku Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTsN I Kota Sawahlunto”. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar, 2019. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah tentang hubungan perilaku belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTsN I Kota Sawahlunto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat korelasi yang signifikan antara perilaku belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTsN I Kota Sawahlunto. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket tertutup dengan skala Likert. Validitas instrumen yang digunakan adalah jenis validitas isi (Content validity). Reliabilitas instrumen yang digunakan adalah metode belah dua (Split Half Method). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas viii sebanyak 97 orang siswa dan sampelnya sebanyak 50 orang siswa dengan menggunakan teknik Rondom sampling dan menggunakan rumus dari Taro Yumane. Analisis data yang digunakan adalah analisis prodect moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara persepsi siswa tentang perilaku belajar siswa dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak dimana hasil hitungan statistiknya menunjukkan bahwa 34% sedangkan 66% dari faktor lain. Hasil rxy sebesar 0,583 sedangkan hasil pada rtabel 0,279 dan 0,361 pada taraf signifikan 5% dan 1% (rxy rt). Artinya perilaku belajar memberikan korelasi positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak sebesar 34% selanjutnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak dipengaruhi oleh faktor lain.

Metafunction of Alas in Ideation Systemic Functional Approach

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Language as medium of instruction, plays important roles in human’s life. As a text, language has many elements to realize meaning. The roles of language are functional by having principles of how language fulfils human’s needs in life. With reference to roles (functions) played in society, language has three functions or meanings-representing or relating experience, exchgnging experience and organizing experience. One of the three functions (representing or relating experience) termed as ideational function is elaborated in the following approach. Alas is one of the Indonesian ethnics that owns its specific traditions and culture. One of its traditions is to give advice. As a value system of life, advice is needed in every stage of activity, for instance, in marriage, circumcision, study, and death. Parents give advice to their daughter when the daughter is taken to her husband’s house after wedding party (this is called marriage advice). Uncle utters advice to his nephew when he is to be circumcised (circumcision advice). Parents articulate advice to their children when they will go to continue their studies (study advice) and religious teacher delivers advice to family members when one of the member(s) passed away (death advice). As the location of this research was tanoh Alas, most of material examples in this book were in Alas, Indonesian and English. This book is prepared for English learners and the students of English Department, Faculty of Teacher Training (FKIP), University of Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan. This book is written based on the experience of the writer while conducting research in South East Aceh. All expressions were noted and documented. Since the speakers’ expressions in metafunctions of Alas vary contextually, the writer rewrote the notes and used them as the main materials of this book.