Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Peran Pustakawan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PUSTAKAWAN DALAM PENINGKATAN LAYANAN SIRKULASI DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA PADANG PANJANG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rizqan Hafiz 2230304043 “Peran Pustakawan Dalam Peningkatan Layanan Sirkulasi Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Padang Panjang.” Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang telah menerapkan sistem otomasi dalam layanan sirkulasi, keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan pustakawan dalam memberikan pelayanan, mengelola administrasi, serta melakukan pengembangan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan sirkulasi dan peran pustakawan dalam peningkatan layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan teori peran pustakawan menurut Sutarno NS (2018) dan teori layanan sirkulasi menurut Gunawan (2022). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 6 orang yang terdiri atas 3 pustakawan dan 3 pemustaka yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan telah menjalankan perannya secara optimal melalui pelayanan yang ramah dan responsif kepada pemustaka, pengelolaan administrasi layanan sirkulasi yang tertib, pemanfaatan teknologi berbasis INLISLite dan OPAC dalam mendukung proses pelayanan, serta pelaksanaan evaluasi sebagai upaya perbaikan layanan secara berkelanjutan. Selain itu, layanan sirkulasi telah terlaksana dengan baik melalui proses peminjaman dan pengembalian bahan pustaka yang efektif, administrasi yang terkelola secara sistematis, keteraturan dan keamanan koleksi yang terjaga, serta pelayanan yang mampu meningkatkan kemudahan akses informasi dan kepuasan pemustaka. Dengan demikian, peran pustakawan menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Pustakawan dalam Mengembangkan Literasi Informasi Siswa di Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Pamasan Barat

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikhwan Aziz, NIM. 2130304020 dengan judul skripsi Analisis Peran Pustakawan dalam Mengembangkan Literasi Informasi Siswa di Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Pasaman Barat. Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Perkembangan teknologi informasi dan perubahan kurikulum di era digital menuntut peningkatan literasi informasi di lingkungan pendidikan, termasuk peran pustakawan yang tidak lagi sebatas pengelola koleksi, melainkan juga sebagai pendidik sekaligus fasilitator literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pustakawan dalam pengembangan literasi informasi siswa di Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 3 Pasaman Barat serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasi program literasi informasi di sekolah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam kepada pustakawan dan siswa, serta dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pustakawan di MAN 3 Pasaman Barat berperan ganda sebagai guru-pustakawan dan pendukung pembelajaran. Pustakawan membimbing, memberikan pelatihan, serta berkolaborasi dengan guru untuk menunjang literasi informasi siswa. Namun, masih terdapat kendala utama seperti keterbatasan anggaran, SDM, fasilitas, serta minimnya akses digital di perpustakaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas pustakawan, peningkatan sarana teknologi, serta dukungan kebijakan agar perpustakaan sekolah optimal sebagai pusat pengembangan literasi informasi.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Pustakawan Dalam Pemanfaatan Layanan Anak di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan yang dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah Peran Pustakawan Dalam Pemanfaatan Layanan Anak di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana Peran Pustakawan Dalam Pemanfaatan Layanan Anak di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar dan kendala/ hambatan pustakawan dalam memberikan pelayanan di bagian layanan anak saat melayani pemustaka anak di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif untuk mendapatkan fakta-fakta nyata yang ada dilapangan terkait permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara terstruktur, observasi dari dokumentasi. Hasil pengumpulan data dapat diuraikan secara deskriptif dan dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi , yaitu dimulai dengan reduksi data, penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar, menunjukkan bahwa Peran Pustakawan Dalam Pemanfaatan Layanan Anak di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Tanah Datar ialah Pustakawan mendampingi pemustaka anak dalam belajar, memberikan informasi yang belum diketahui pemustaka anak, dan mengadakan sebuah kegiatan storytelling yang diadakan satu kali dalam seminggu, Membuat media permainan yang disukai oleh pemustaka anak,. Pustakawan tidak hanya berperan dalam keseluruhan proses penyebaran informasi, tetapi juga sebagai fasilator informasi, fasilator pembelajaran, fasilator pelestarian budaya, pendamping belajar, dan lain sebagainya dalam membangun minat baca. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh pustakawan dalam memberikan layanan kepada pemustaka anak seperti kurangnya kemampuam pustakawan dalam berinteraksi dengan pemustaka, keterbatasan ketersediaan koleksi dan fasilitas, kerusakan dan kehilangan koleksi oleh pemustaka. Meskipun terdapat kendala dalam pustakawan memberikan pustakawan memberikan pelayanan yang baik kepada pemustaka anak, penambahan pustakawan, anggaran dana, peningkatan kemampuan pustakawan dalam memberikan pelayanan serta pembaharuan koleksi sesuai minat dan kesukaan pemustaka anak. Saran untuk pustakawan di Perpustakaan pustakawan lebih aktif lagi dalam memberikan pelayanan kepada pemustaka anak, dan perpustakaan harus lebih menyediakan koleksi baik sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pemustaka anak.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail