ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURHAIJIS, NIM 16 3010 9037, Judul SKRIPSI “PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN SAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPKIR LOGIS ANAK USIA DINI DI JORONG BULUH KASOK KECAMATAN LUBUK TAROK KABUPATEN SIJUNJUNG”, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir logis anak usia dini. Hal ini terlihat pada saat pembelajaran sains masih terdapat beberapa anak yang belum mampu memecahkan masalah sederhana dalam kehidupn sehari- hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran sains untik meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini di jorong buluh kasok kecamatan lubuk tarok kabupaten sijunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini, populasinya adalah anak usia dini di jorong buluh kasok kecamatan lubuk tarok kabupaten sijunjung dengan jumlah anak 10 orang anak. Sampel penelitian adalah anak usia dini di jorong buluh kasok kecamatan lubuk tarok kabupaten sijunjung yang berjumlah 10 orang. Sebelum perlakuan/treatment diberikan kepada anak terlebih dahulu diberikan pretest. Adapun rata-rata hasil pretest adalah 13,4, setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa permainan memancing ikan, selama melakukan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu 19,8. Apabila terlihat pada tabel, nilai tt taraf 5% diperoleh harga kritik nilai adalah 2,26 maka dapat diketehui bahwa t0 lebih besar dari tt yaitu 3,63 > 2,26 karena t0 lebih besar dari tt maka hipotesis nihil (h0) yang diajukan ditolak dan hipotesis alternative diterima (ha) ini berarti penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran sains dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis di jorong buluh kasok kecamatan lubuk tarok kabupaten sijunjung, pada taraf signifikan 5%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran sains dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis di jorong buluh kasok kecamatan lubuk tarok kabupaten sijunjung. Kata Kunci: Metode Eksperimen, Pembelajaran Sains, Kemampuan Berpikir Logis, Anak Usia Dini. •
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Syifaur Rahamh dengan NIM 2330109035 Judul skripsi Pengaruh Metode Eksperimen Rainbow Walking Water Terhadap Keterampilan Proses Sains Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Tunas Bangsa Sumani Kabupaten Solok, Jurusan pendidikan islam anak usia dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengaruh keterampilan proses sains pada anak usia 5-6 tahun, yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik dalam kegiatan sains di TK Tunas Bangsa sumani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen Rainbow walking Water terhadap keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa sumani, kabupaten solok Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan tipe one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas 42 anak.teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling (sampel acak sederhana).Sampel diambil dari kelompok B1 sebanyak 10 orang anak di TK Tunas Bangsa Sumani Kabupaten Solok. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata skor pre-test keterampilan proses sains sebelum diberikan perlakuan adalah 16,2. Setelah dilakukan empat kali perlakuan dengan metode eksperimen Rainbow Walking Water, terjadi peningkatan yang signifikan pada skor hasil pengamatan, yaitu pada treatment pertama mencapai rata-rata 19,3, Untuk menguji signifikansi perbedaan hasil tersebut, dilakukan analisis dengan uji-t. Hasil perhitungan menunjukkan nilai to (t hitung) sebesar 44,94, sedangkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan tertentu adalah 2,26. Karena nilai to (44,94) lebih besar dari nilai t tabel (2,26), maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode eksperimen Rainbow Walking Water terhadap keterampilan proses sains anak usia 5–6 tahun di TK Tunas Bangsa Sumani, Kabupaten Solok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ardian Palbi NIM 2030111017 Judul Skripsi “Pengaruh Metode Eksperimen terhadap Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas 4 di UPT SDN 12 III Koto Siturah”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Falkutas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA, mayoritas siswa masih pasif dalam pembelajaran IPA. Akibatnya, banyak siswa yang kesulitan dalam mengajukan pertanyaan berbasis analisis, menarik kesimpulan dari hasil percobaan, maupun menghubungkan konsep-konsep ilmiah dengan kehidupan sehari-hari yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Guru cenderung menggunakan metode ceramah tanpa memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi konsep melalui pengalaman langsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 4 pada pembelajaran IPA Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif. Subjek penelitian adalah 12 siswa kelas 4 UPT SDN 12 III Koto Siturah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest yang mengukur enam aspek berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, nilai rata-rata, standar deviasi, dan rentang nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari 59.1 pada pretest menjadi 81.6 pada posttest. Sebanyak 41,67 % siswa mencapai kategori tinggi, 41,67 % siswa berada dalam kategori sedang, dan 16.67 % siswa masih dalam kategori rendah setelah penerapan metode eksperimen. Hasil ini menunjukkan bahwa metode eksperimen berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa karena memungkinkan mereka untuk aktif dalam proses pembelajaran, melakukan percobaan, dan menarik kesimpulan berdasarkan observasi langsung. Dengan demikian, metode eksperimen dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DEKA ENGLA PUTRI, NIM 1730111013, Judul Skripsi “ Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Islam Al-Azhar Muhammadiyah Simabur” . Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Batusangkar( UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian eksperimen pada siswa kelas IV SD Islam Al-Azhar Muhammadiyah Simabur yang di latar belakangi pada observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar IPA siswa, yang dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata hasil PH harian siswa yaitu pada kelas A 41, 67 dan kelas B 57, 85. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan minimal(KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar siswa terutama dalam pembelajaran IPA yang disebabkan oleh kurang optimalnya guru dalam memilih metode mengajar yang sesuai dengan karakteristik materi, karakteristik siswa, dan dengan waktu yang tidak mencukupi tersedia, sehingga diperoleh hasil selama proses pembelajaran berlangsung ada yang mencapai target dan ada juga yang tidak mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang bersifat Quasi Eksperimen dengan desain penelitian menggunakan Pretest- Posttest Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Islam Al-Azhar Muhammadiyah Simabur, yang terdiri dari 2 kelas yang berjumlah 29 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Total Sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan Tes, sedangkan data hasil penelitian menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji N- Gain dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode eksperimen dalam pembelajaran memberikan pengaruh positif terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas IV SD Al-Azhar Muhammadiyah. Hal tersebut dapat ditunjukan dengan hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai t hitung yang diperoleh 2, 76 ˃ t tabel 2,05. Selain itu, juga dapat dilihat dari rata-rata hasil post-test yaitu dengan penggunaan metode eksperimen sebesar 78,13 dengan nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 52, sedangkan dengan penggunaan metode konvensional sebesar 65,14 dengan nilai tertinggi 92 dan nilai terendah 40.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Aziza Ilma, NIM 13 132 008, Judul Skripsi: “Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Anak dengan Menggunakan Metode Eksperimen di TK Yaspal III Koto Padang Luar, Skripsi, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya kemampuan mengenal warna anak di TK Yaspal III Koto Padang Luar. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk uji coba kemampuan mengenal warna anak sehingga dapat berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal warna anak melalui metode eksperimen di TK Yaspal III Koto Padang Luar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian PreEksperimental. Desain yang digunakan adalah tipe one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh anak TK Yaspal III Koto Padang Luar, dengan sampel lokal B2 yang berjumlah 13 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan Purposive Sampling teknik analisis data yang digunakan adalah tes kemampuan mengenal warna. Kemudian untuk menguji hipotesis teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil test pretest adalah 9,69 dan hasil posttest menunjukkan rata-rata nilai 18. Untuk menguji hasil analisis data statistik, maka didapat bahwa harga “t” hitung untuk kemampuan mengenal warna anak adalah 5.40 dengan df atau db 12, apabila kita lihat tabel nilai t dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh harga “t” kritik t sebesar 12 adalah 2.18, jadi 5.40 > 2.18. kemudian dengan membandingkan hasil dari t hitung (t0) dengan t tabel maka dapat dianalisis bahwa t0 besar dari tt (t0 > tt), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, ini berarti bahwa melalui metode eskperimen berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengenal warna anak di TK Yaspal III Koto Padang Luar.
BookOpen AccessMetadata saja
2019•Koleksi Perpustakaan
Adiayati Yumna, 14 109 001: Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Keterampilan Proses Sains, jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Dalam pembelajaran keterampilan proses sains di TK Puti Bungsu, guru lebih sering menggunakan metode pemberian tugas, dengan menggunakan Lembar Kerja Anak (LKA) dan majalah PAUD sehingga kurang menarik minat anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains kepada anak di TK Puti Bungsu Kec. Tanjung Emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dengan desain penelitian pre-eksperimental dengan tipe one group pretest-postest design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B di TK Puti Bungsu Kec. Tanjung Emas yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah anak 29 anak. Sampelnya kelompok B1 terdiri dari 16 anak. Sebelum perlakuan/treatment diberikan kepada anak terlebih dahulu diberikan pretest. Adapun rata-rata hasil pretest adalah 13,7, setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa penerapan metode ekperimen, selama melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil posttest yang mana rata-ratanya yaitu 26,7.Untuk menguji signifikansi t0 dengan cara membandingkan t0 dengan tt, apabila dilihat pada tabel nilai tt taraf 1% maka diperoleh harga kritik nilai sebesar 2,98. Maka hasil dari nilai t hitung yaitu 24,07>2,98. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak, artinya metode eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains pada anak di TK Puti Bungsu Kec. Tanjung Emas, Kab, Tanah Datar.