ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
M Akmal Maulana NIM. 1930106024 (2023). Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Biologi Berbasis Bounded Inquiry Laboratory (BIL) Pada Materi Sistem Reproduksi di Kelas XI MIPA SMAN 1 2X11 Kayutanam". Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik dan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar berupa modul dan bahan ajar lainya. Selain itu proses pembelajaran masih dominan satu arah, disamping itu materi lebih banyak berkaitan dengan proses-proses yang membutuhkan gambar dan melakukan eksperimen, yang membuat peserta didik belum sepenuhnya memiliki sikap mandiri dan ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Biologi Berbasis Bounded Inquiry Laboratory (BIL) Pada Materi Sistem Reproduksi di Kelas XI MIPA SMAN 1 2X11 Kayutanam yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4-D (Difine, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan adalah angket validitas dan angket praktikalitas. Data validasi dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1-4. Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menujukan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian dan pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan berbasis BIL. Bahan ajar yang dihasilkan memiliki persentase validitas sebesar 81% dengan kategori sangat valid dan rata-rata kepraktisan respon angket peserta didik dan guru dengan hasil 93,87% dan 97% dengan kategori sangat praktis, sehingga Modul Biologi Berbasis BIL ini sudah bisa digunakan dalam pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterbatasan sumber belajar yang digunakan oleh peserta didik dan kurangnya kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar berupa modul dan bahan ajar lainya. Selain itu proses pembelajaran masih dominan satu arah, disamping itu materi lebih banyak berkaitan dengan proses-proses yang membutuhkan gambar dan melakukan eksperimen, yang membuat peserta didik belum sepenuhnya memiliki sikap mandiri dan ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Modul Berbasis Guided Inquiry Laboratory (GIL) Pada Materi Sistem Ekskresi di SMAN 1 X Koto Diatas yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4-D (Difine, Design, Develop, dan Disseminate). Instrument yang digunakan adalah angket validitas dan angket praktikalitas. Data validasi dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1-4. Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menujukan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian dan pengembangan sudah sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan berbasis GIL. Bahan ajar yang dihasilkan memiliki persentase validitas sebesar 95,95% dengan kategori sangat valid dan rata-rata kepraktisan respon angket peserta didik dan guru dengan hasil 88,16% dan 96,87% dengan kategori sangat praktis, sehingga Modul Biologi Berbasis GIL ini sudah bisa digunakan dalam pembelajaran
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
SA’ADATUR RAHMI, 15 300 700026.”PENGEMBANGAN VIRTUAL BASED LABORATORY (VBL) MENGGUNAKAN SIMULASI
TRACKER PADA GELOMBANG RIAK” Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak dari peserta didik tidak mengetahui alat praktikum tangki riak, hal ini disebabkan karena jumlah alat tangki riak ini tidak sebanding dengan banyaknya jumlah peserta didik. Karena
jumlah alat tersebut sedikit alat praktikum tangki riak hanya digunakan untuk alat demonstrasi untuk pembelajaran laboratorium fisika sekolah. Selain itu, pada alat praktikum tangki riak peserta didik juga tidak bisa mengambil data praktikum sehingga peserta didik hanya bisa melihat ada atau tidak adanya riak gelombang pada tangki riak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari virtual based laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker yang telah dikembangkan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi gelombang riak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Reseach and Development) dengan model pengembangan 4-D (define, design, developdan Development). Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop yang terbatas sampai pada praktikalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi virtual based laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker, validasi modul penuntun praktikum, validasi angket respon terhadap praktikalitas dosen dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari analisis menggambarkan kualitas produk yang telah peneliti kembangkan. Hasil penelitian Virtual Based Laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker pada materi gelombang yang dilengkapi dengan modul penuntun praktikum divalidasi oleh 2 orang validator. Melalui uji validitas Virtual Based Laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker pada materi gelombang yang telah dihasilkan bahwa video tracker bersifat sangat valid dengan presentase penilaian sebesar 83,33% dan untuk penuntun praktikum memiliki presentase 81,66 % dengan kategori sangat valid. Sedangkan dilihat dari hasil uji praktikalitas melalui angket respon dosen dan peserta didik untuk Virtual Based Laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker pada materi gelombang yang telah dihasilkan bahwa pada angket praktikalitas respon dosen, video tracker bersifat praktis dengan presentase penilaian sebesar 75%. dan untuk penuntun praktikum memiliki presentase 75% dengan kategori praktis, sedangkan pada angket praktikalitas peserta didik, video tracker bersifat sangat praktis dengan presentase penilaian sebesar 81,16% dan untuk penuntun praktikum memiliki presentase 87,5% dengan kategori sangat praktis
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan