Abstrak
SA’ADATUR RAHMI, 15 300 700026.”PENGEMBANGAN VIRTUAL BASED LABORATORY (VBL) MENGGUNAKAN SIMULASI TRACKER PADA GELOMBANG RIAK” Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyak dari peserta didik tidak mengetahui alat praktikum tangki riak, hal ini disebabkan karena jumlah alat tangki riak ini tidak sebanding dengan banyaknya jumlah peserta didik. Karena jumlah alat tersebut sedikit alat praktikum tangki riak hanya digunakan untuk alat demonstrasi untuk pembelajaran laboratorium fisika sekolah. Selain itu, pada alat praktikum tangki riak peserta didik juga tidak bisa mengambil data praktikum sehingga peserta didik hanya bisa melihat ada atau tidak adanya riak gelombang pada tangki riak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari virtual based laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker yang telah dikembangkan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi gelombang riak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Reseach and Development) dengan model pengembangan 4-D (define, design, developdan Development). Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop yang terbatas sampai pada praktikalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi virtual based laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker, validasi modul penuntun praktikum, validasi angket respon terhadap praktikalitas dosen dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari analisis menggambarkan kualitas produk yang telah peneliti kembangkan. Hasil penelitian Virtual Based Laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker pada materi gelombang yang dilengkapi dengan modul penuntun praktikum divalidasi oleh 2 orang validator. Melalui uji validitas Virtual Based Laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker pada materi gelombang yang telah dihasilkan bahwa video tracker bersifat sangat valid dengan presentase penilaian sebesar 83,33% dan untuk penuntun praktikum memiliki presentase 81,66 % dengan kategori sangat valid. Sedangkan dilihat dari hasil uji praktikalitas melalui angket respon dosen dan peserta didik untuk Virtual Based Laboratory (VBL) menggunakan simulasi tracker pada materi gelombang yang telah dihasilkan bahwa pada angket praktikalitas respon dosen, video tracker bersifat praktis dengan presentase penilaian sebesar 75%. dan untuk penuntun praktikum memiliki presentase 75% dengan kategori praktis, sedangkan pada angket praktikalitas peserta didik, video tracker bersifat sangat praktis dengan presentase penilaian sebesar 81,16% dan untuk penuntun praktikum memiliki presentase 87,5% dengan kategori sangat praktis