PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS PROBLEM SOLVING TERINTEGRASI AYAT-AYAT ALQURAN PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMA/MA
ULFA RAMADHANI, NIM: 1930110013, “Pengembangan Modul Kimia Berbasis Problem Solving Terintegrasi Ayat-Ayat Alquran Pada Materi Termokimia Kelas XI SMA/MA”. Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada kurangnya bahan ajar sebagai sumber belajar sehingga berdampak terhadap kualitas pembelajaran. Bahan ajar yang digunakan oleh pendidik yaitu berupa buku paket sekolah dan LKPD. Buku paket yang digunakan kurang sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta didik di SMA IT Darul Hikmah Pasaman Barat. LKPD yang digunakan kurang memperhatikan kebutuhan peserta didik sehingga belum menggali kemampuan berfikir kritis peserta didik. Pada bahan ajar yang digunakan belum ada model pembelajaran yang terdapat pada bahan ajar tersebut. Dengan demikian, perlu dikembangkan sebuah bahan ajar untuk dijadikan sumber belajar tambahan bagi peserta didik. Bahan ajar yang dikembangkan berupa modul kimia berbasis problem solving terintegrasi ayat-ayat Alquran. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan modul kimia berbasis problem solving terintegrasi ayat-ayat Alquran pada materi termokimia kelas XI SMA/MA yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Tetapi tahapan penelitian dengan model 4-D ini hanya dilakukan dari tahap pertama hingga ketiga, yaitu: 1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, 2) tahap design, dilakukan untuk menyiapkan bahan ajarberupa modul kimia berbasis problem solving terintegrasi ayat-ayat Alquran pada materi termokimia, dan 3) tahap develop, hasil dari modul yang dirancang dilanjutkan pada uji validitas dan praktikalitas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validisi dan angket praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa 1) modul kimia berbasis problem solving terintegrasi ayat-ayat Alquran pada materi termokimia memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase aspek didaktik 89%, aspek kontruk memperoleh persentase 92%, aspek teknik 83%, aspek model problem solving memperoleh persentase 92%, 2) modul kimia berbasis problem solving terintegrasi ayat-ayat Alquran pada materi termokimia sudah memenuhi kriteria sangat praktis dengan hasil angket respon peserta didik memperoleh persentase 88% dan pendidik memperoleh persentase 93%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul kimia berbasis problem solving terintegrasi ayat-ayat Alquran yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu sumber belajar bagi peserta didik