Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: S.H.I.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer Edisi Pertama

2018•Koleksi Perpustakaan

Buku Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer, yang ada di tangan pembaca ini mengupas bagian-bagian penting pemikiran-pemikiran tokoh ekonomi Islam kontemporer dan diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang terkait dengan isu-isu ekonomi Islam, khususnya matakuliah sejarah pemikiran ekonomi Islam kontemporer. Pembahasan dalam buku ini dibagi dalam sebelas bab. Islam memosisikan kegiatan ekonomi sebagai salah satu aspek penting untuk mendapatkan kebahagiaan (falah), sebab tujuan akhir kegiatan ekonomi Islam adalah sebagaimana tujuan syariat Islam itu sendiri (maqashid asy-syariah), yaitu kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, motif ekonomi dalam Islam merupakan ibadah. Maka, kegiatan ekonomi harus dikontrol dan dituntun agar sejalan dengan ajaran Islam secara keseluruhan (kaffah). *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kamus Istilah Hukum Populer

2018•Koleksi Perpustakaan

Kamus ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah; Pertama, setiap istilah diberikan penjelasan tidak saja dari aspek bahasa tetapi penjelasan yang cukup detail tentang istilah tersebut. Kedua, Setiap istilah dalam kamus ini sebagaian besar dijelaskan dasar hukum atau aspek yuridisnya. Sehingga para pembaca mendapatkan pengetahuan awal tentang dasar hukumnya. Ketiga, Kamus ini memuat istilah yang relative lengkap khususnya istilah istilah hukum yang banyak diperbincangkan diranah publik. --- Buku persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia)

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bisnis ala Nabi

2017•Koleksi Perpustakaan

Sejak belia, Nabi Muhammad Saw. telah menunjukkan bakat bisnisnya. Tak aneh jika kemudian pada saat menjadi pemimpin ummah,Rasulullah Saw. tercatat sebagai pengambil kebijakan ekonomi yang strategis melalui Piagam Madinah. Di sini, Rasulullah menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin dengan membuat Piagam Madinah yang berisikan aspek-aspek ekonomi secara egalitarian. Lewat buku ini, penulis menunjukkan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar label, melainkan mengalir dalam setiap tetes air kehidupan untuk mewujudkan dunia yang damai sekaligus sejahtera. Buku ini memperlihatkan cara Rasulullah Saw. mewujudkan ekonomi syariah tersebut. [Mizan, Bentang, Pustaka, Religion, Agama, Bisnis, Ekonomi, Indonesia]

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
JOURNAL_SUBMISSIONOpen AccessMetadata saja

KEDUDUKAN ANAK MENURUT HUKUM POSITIF DI INDONESIA

2017•

<em>Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 which is revised by Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 about child protection chapter 1 verse 1 points out that child are those who are under 18 years old, including the fetus. Those laws regulate the position of children in the law and their rights as well, and parents’ responsibilities toward their children. Chapter 42-49 of UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974 points out that child’s positions can be classified into two categories, namely legal and illegal child depending upon the ways their parents get married. If their parents’ married has fulfilled marital requirements both in terms of religion and law implemented in Indonesia the child resulted from this marriage is categorized into legal child. Conversely, if a child was born from parents whose marriage does not fulfill the requirements, the child, therefore, belongs to illegal child categories. Civil law in Indonesia has regulated rights a child deserves as stated in Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 1979 concerning with Child Prosperity found in Chapter II and Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 jo Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 that covers rights to live, to be non discriminative, to have identity, to be treated fairly, and so forth in line with parents’ responsibilities toward children so that they are treated properly and live prosperously</em>

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail