Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PEMBINAAN HAFALAN AL-QUR'AN SANTRI DENGAN MENGGUNAKAN METODE WAHDAH DAN METODE TAKRIR DI TPA MASJID SABIL JORONG PADANG PANJANG PARIANGAN NAGARI PARIANGAN

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

RAMADANIS NIM. 14 101 099 Judul Skripsi: “Pembinaan Hafalan Al-Qur'an Santri dengan Menggunakan Metode Wahdah dan Takrir Di TPA Masjid Sabil Jorong Padang Panjang Pariangan Nagari Pariangan” Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019. Permasalahan yang penulis bahas dalam skripsi ini adalah kurangnya pembinaan hafalan al-Qur'an terhadap santri di TPA Masjid Sabil Jorong Padang Panjang Pariangan. Ketika penyetoran hafalan kepada guru ngajinya, masih banyak santri yang belum lancar hafalan dan masih diejakan oleh guru mereka. Terlihat disana hanya kebutuhan sesaat bagi mereka ketika proses mengaji saja tanpa adanya pengulangan dirumah, bahkan gurunya jarang memuraja‟ah hafalan santrinya. Dan juga kurangnya dorongan dari orang tua dirumah, sehingga mengakibatkan malas dan tidak adanya motivasi santri dalam menghafal al-Qur'an. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian tindakan (action research) dengan metode penelitian Participatory Action Research (PAR). Penelitian ini dilakukan beberapa siklus dengan langkah-langkah sebagai berikut: perencanaan (plan), pelaksanaan (act), pengamatan (observe) dan fefleksi (reflect). Subjek dalam penelitian ini adalah para santri kelompok tiga yang berjumlah sebanyak 18 orang santri di TPA Masjid Sabil Jorong Padang Panjang Pariangan Nagari Pariangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan lembaran penilaian hafalan al-Qur'an santri dan dokumenasi. Instrumen yang digunakan untuk mengamati pembinaan hafalan al-Qur'an santri adalah dengan menggunakan skala rentang (ranting scale) Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan II maka terlihatlah peningkatan dalam pembinaan hafalan al-Qur'an santri. Pada siklus I santri berada pada kategori interval cukup lancar dengan nilai 212 (59,2%). Dibandingkan sebelum adanya tindakan dilakukan, hafalan al-Qur'an santri sudah ada perubahan sehingga semua santri hafal QS Adh-Dhuha, namun masih ada beberapa kekurangan yang terdapat didalam hafalan al-Qur'an santri seperti ketidak tepatan dalam membaca huruf maupun panjang pendeknya. Untuk siklus II sudah ada peningkatannya pada kategori interval lancar dengan nilai 276 (76,7%). Pada siklus ke II ini sudah adanya peningkatan dari siklus I, hal ini terlihat ketika saat santri menyetor hafalan bukan hanya sekedar menyetor, tetapi sudah menyetor dengan ketepatan bacaannya. Hal ini juga membuktikan bahwa dengan adanya pembinaan hafalan al-Qur'an santri ini,

Kata kunci

Pendidikan islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PEMBINAAN HAFALAN AL-QUR'AN SANTRI DENGAN MENGGUNAKAN METODE WAHDAH DAN METODE TAKRIR DI TPA MASJID SABIL JORONG PADANG PANJANG PARIANGAN NAGARI PARIANGAN2020 · oai:ais:library-item:107780

Publikasi terkait