Abstrak
GUSRI YUFRI YANIS, NIM. 15300700009, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Handout pada Materi Pengukuran terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. 2019. Hasil belajar fisika peserta didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan persentase ketuntasan dari ulangan harian materi Pengukuran peserta didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung tahun pelajaran 2017/2018 dan 2018/2019. Rendahnya hasil belajar fisika dikarenakan kurangnya minat belajar peserta didik, peserta didik tidak aktif dalam proses PBM, tidak memahami konsep fisika dengan baik, serta kurangnya bahan ajar pegangan berupa handout. Oleh kerena itu peneliti melalukan penelitian mengenai penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan handout. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika peserta didik dengan penerapan model pembelajaran discovery learning berbantukan handout lebih baik dari pada hasil belajar fisika dengan penerapan pembelajaran konvensional di kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung berjumlah 57 orang peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yang menghasilkan dua kelas sampel yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Data yang diambil berupa tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dan dianalisis secara statistik dengan uji-t. Data ranah afektif peserta didik menggunakan lembar observasi aktivitas peserta didik yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata ranah kognitif kelas eksperimen 72,00 sedangkan pada kelas kontrol 62,22. Hasil rata-rata untuk ranah afektif pada kelas eksperimen 76,33 sedangkan untuk kelas kontrol 69,33. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t, didapatkan thitung = 2,15 untuk ranah kognitif, thitung = 2,32 untuk ranah afektif, nilai ttabel= pada taraf 0,05, kerena nilai rata-rata t hitung > t tabel. Model pembelajaran discovery learning dengan Ho ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpukan bahwa hasil belajar fisika peserta didik dengan penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan handout pada materi pengkuran kelas X MIPA SMAN 7 Sijunjung lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.