Abstrak
Rukiyah Caniago. NIM 15 3007 00025, (2019). Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Berorientasi Discovery Based Learning untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Kelas XI SMA/MA”. Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan yang ditemui di SMAN 7 Sijunjung adalah peserta didik belum bisa menjawab soal-soal HOTS karena peserta didik kurang terlatih untuk mengerjakan soal–soal HOTS, keterbatasan bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran. Guru juga belum ada membuat bahan ajar berupa modul, padahal modul merupakan salah satu sumber belajar mandiri yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang baik. Berdasarkan hal ini dibutuhkan modul yang mampu membangkitkan minat peserta didik dalam belajar dan peserta didik dapat menemukan konsep pembelajaran dan menyelesaikannya sendiri. Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan modul fisika berorientasi Discovery Based Learning untuk meningkatkan HOTS peserta didik pada materi elastisitas dan hukum hooke. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate: (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan analisis kurikulum, analisis silabus, analisis sumber belajar, dan meriview literatur tentang modul, (2) tahap design, dilakukan untuk menyiapkan prototipe modul berorientasi Discovery Based Learning untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik, dan (3) tahap pengembangan, hasil dari prototipe yang dirancang dilanjutkan pada uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas modul berorientasi Discovery Based Learning untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik. (4) tahap disseminate adalah tahap pengembangan yang tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Modul berorientasi Discovery Based Learning sudah memenuhi kriteria sangat valid dengan hasil validasi yang diperoleh 90,4 %, (2) Modul berorientasi Discovery Based Learning sudah memenuhi kriteria praktis yang telah diuji cobakan kepada 30 orang peserta didik kelas XI MIPA 1 dengan hasil angket respon peserta didik 81,67 % dan angket respon guru 93 %, (3) Modul berorientasi Discovery Based Learning sudah memenuhi kriteria efektif dengan perolehan nilai N-gain sebesar 0,73. Peningkatan HOTS masing-masing indikator memperoleh persentase; 1) indikator menganalisis memperoleh peningkatan dengan Ngain= 0,63; 2) indikator mengevaluasi memperoleh peningkatan dengan Ngain= 0,84; 3) indikator mencipta memperoleh peningkatan dengan Ngain= 0,73.