Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2019Versi 1

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF BERBASIS PENILAIAN DIRI PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTSN 6 TANAH DATAR

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

WIWI OKTAVIA, NIM 14 101 142 judul skripsi “PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF BERBASIS PENILAIAN DIRI PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTSN 6 TANAH DATAR”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam (IAIN) Batusangkar Tahun 2018, yang terdiri dari 88 halaman. Penelitian ini bertolak dari permasalahan yang terjadi di lapangan, saat ini masih banyak guru yang belum melakukan penilaian afektif dengan baik, sedangkan dalam kurikulum 2013 seharusnya afektif yang harus diperhatikan. Bentuk perhatian yang diberikan ialah memiliki instrumen yang bisa mengukur afektif siswa. Kebanyakan penilaian yang dilakukan melalui pengamatan ketika di kelas saja, belum mencoba menggunakan suatu instrumen penilaian afektif yang benar-benar mampu mengukur afektif dari siswa. Sehingga hal inilah yang menjadi dasar bagi peneliti untuk melakukan penelitian pengembangan sebagai solusi dari permasalahan yang terjadi di sekolah. Oleh karena itu dalam penelitian ini peneliti mengembangkan instrumen penilaian afektif berbasis penilaian diri pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTsN 6 Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari produk yang dikembangkan yaitu instrumen penilaian afektif berbasis penilaian diri lakukan menggunakan model Pengembangan yang peneliti lakukan menggunakan model pengembangan 4D. Tahapan penelitian menggunakan model 4D ini adalah Define, Design, Development, dan Dissemination. Namun penelitian ini hanya sampai pada tahapan develop saja. Pada tahapan define dilakukan observasi ke sekolah, melakukan wawancara dengan guru Akidah Akhlak, menganalisis silabus mata pelajaran Akidah Akhlak, menganalisis penilaian yang dilakukan guru dan meriview literatur tentang penilaian diri. Selanjutnya tahap design yaitu perancangan dan pembuatan produk insturumen penilaian afektif berbasis penilaian diri. Terakhir tahap develop yaitu pengembangan produk. Pada tahap ini peneliti melakukan validitas dan praktikalitas terhadap produk yang dikembangkan. Berdasarkan uji validasi dan praktikalisasi instrumen penilaian afektif berbasis penilaian diri menunjukkan bahwa instrumen penilaian afektif masuk kategori sangat valid dengan nilai persentase 81,10%. Validasi dilakukan oleh dosen ahli, dan guru mata pelajaran Akidah Akhlak. Sedangkan dari segi praktisnya juga dikategorikan sangat praktis berdasarkan hasil analisa data angket respon siswa dengan persentase 90,28%. Dari hasil validasi dan praktikalisasi tersebut maka instrumen penilaian afektif berbasis penilaian diri ini dapat digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak

Kata kunci

Pengembangan, instrumen, penilaian afektif dan penilaian diri

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF BERBASIS PENILAIAN DIRI PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTSN 6 TANAH DATAR2019 · oai:ais:library-item:104257

Publikasi terkait