Abstrak
MITA RUSILAWATI, NIM. 14 101 080, Judul Skripsi : “PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS IX MATERI PINJAM MEMINJAM DI MTsS PONDOK PESANTREN TERPADU ISTIQAMAH SIMAWANG KABUPATEN TANAH DATAR “Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Tahun 2018. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pembelajaran yang masih jauh dari yang diharapkan. Proses pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered, pengunaan metode yang kurang tepat oleh guru terhadap tujuan pembelajaran yang akan dicapai dalam pembelajaaran,siswa tidak mampu memecahkan permasalahan terkait masalah pinjam meminjam. Sehingga siswa kurang paham dengan materi yang diajarkan guru, tidak tertariknya siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, dan hal itu mengakibatkan hasil belajar siswa rendah pada mata pelajaran fikih. Pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan penerapan metode problem solving dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran konvensional pada materi pinjam meminjam mata pelajaran fikih , dan Apakah hasil belajar siswa dengan penerapan metode problem solving lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan metode konvensional pada mata pelajaran fikih di MTsS Pondok Pesantren Terpadu Istiqamah Simawang Kabupaten Tanah. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTsS PPTI Simawang tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 47 orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 32 orang, 16 orang kelas eksperimen dan 16 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil fikih siswa pada kelas eksperimen adalah 83,1 dengan persentase ketuntasan 81,25% sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 74,0 dengan persentase ketuntasan 68,75%. Sedangkan persentase siswa yang nilainya meningkat setelah diberikan perlakuan diperoleh 55,17%, dan siswa yang nilainya menurun setelah diberikan perlakuan diperoleh 44,82%. Berdasarkan hasil uji-t, dengan bantuan Software Minitab, pada = 0,05 diperoleh DF = 29, T-Value = 2, 37, sedangkan nilai P-value = 0,025. Berarti nilai P-value < , sedangkan hasil uji-t diperoleh harga thitung = 6,68 sedangkan ttabel = 2,04 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti thitung > ttabel yaitu maka hipotesis statistik 2 11 : H diterima, dengan kata lain tolak H0 : . Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fikih siswa dengan menerapkan metode problem solving lebih baik dari hasil belajar fiqih siswa dengan menerapkan pendekatan saintifik.