Abstrak
MEGA AULIA FEBIANI, NIM.13 101 077, Judul Skripsi : “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN METODE TUTOR TEMAN SEBAYA PADA MATA PELAJARAN FIQIH MATERI ZAKAT KELAS X DI MA NAGARI GANTUNG CIRI KABUPATEN SOLOK”.JurusanPendidikan Agama IslamFakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar Tahun 2018, sebanyak 71 halaman. Rendahnya hasil belajar Fiqih siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya proses pembelajaran yang terjadi dikelas hanya terpusat pada guru, akibatnya siswa tidak aktif. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengantarkan siswa kepada masalah nyata adalah dengan bantuan model pembelajaran berbasis masalah dengan metode tutor teman sebaya. Model pembelajaran berbasis masalah dengan metode tutor teman sebaya ini merupakan model pembelajaran yang mengantarkan siswa pada masalah yang nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan metode memanfaatkan siswa-siswa yang cerdas untuk mengelola setiap kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar Fiqih siswa yang pembelajarannya menggunakan penerapan PBM dengan metode tutor teman sebaya lebih baik dari pada hasil belajar Fiqih siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk memberikan masukan dan informasi bagi guru Fiqih dalam merancang strategi pembelajaran, dan menambah wawasan dan pengetahuan penulis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Randomized Control Group OnlyDesign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XMA Nagari Gantung Ciri Kabupaten Solok yang terdiri dari127orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 60 orang, 30 orang kelas eksperimen dan 30 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa, nilai rata-rata kelas eksperimen posttest 83, 4 sedangkanpada kelas kontrol nilai rata-rata tes siswa yaitu 78 dengan selisih 5,4. Begitupun dengan melihat persentase ketuntasan diperoleh73,33 % sedangkan, pada kelas kontrol diperoleh 50% dengan selisih 23,33%. Ketuntasan kelas eksperimen lebih banyak dibandingkan kelas kontrol, yaitu kelas eksperimen terdapat 22 orang siswa yang tuntas dan 8 orang yang tidak tuntas dari 30 orang siswa. Sedangkan, kelas kontrol terdapat 15 orang siswa yang tuntas dan 15 orang siswa yang tidak tuntas dengan jumlah siswa 30 orang. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwaHasil belajar siswa dengan penerapanmodel pembelajran berbasis masalah dengan metode tutor teman sebayalebih baik daripada pembelajaran konvensional pada mata pelajaran fiqih Kelas X di MA Nagari Gantung Ciri Kabupaten Solok