Abstrak
SYAHRUL ABRAR, NIM. 13 107 027, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining (SFAE) Berbantuan LKPD Di Kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan persentase ketuntasan dari ulangan harian peserta didik kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan tahun pelajaran 2017/2018. Rendahnya hasil belajar Fisika siswa disebabkan proses pembelajaran masih berpusat pada guru, tidak adanya kesempatan peserta didik untuk berpendapat secara terbuka, akibatnya peserta didik hanya menerima saja yang disampaikan oleh guru dan peserta didik terbiasa dalam pemahaman materi bersifat penghafalan rumus. Berdasarkan masalah di atas peneliti memberikan solusi untuk menyikapi masalah tersebut, yaitu dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining (SFAE) Berbantuan LKPD di Kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan. Model pembelajaran kooperatif tipe SFAE ini bisa memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memberikan pendapat secara terbuka dan diberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menjelaskan kembali materi yang telah dipelajari kepada peserta didik lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Group Only. Pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling yang menghasilkan dua kelas sample yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe SFAE berbantuan LKPD dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal kemudian data ranah kognitif di analisis secara statistik dengan uji-t. Data ranah afektif dan ranah psikomotor siswa menggunakan lembar observasi aktivitas peserta didik yang di analisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil tes akhir yang dilakukan dalam penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 75,65 dengan persentase ketuntasan 61% sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 64,32 dengan persentase ketuntasan 36%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan diperoleh harga thitung = 2,57 sedangkan ttabel = 2,02, pada taraf nyata α = 0,05. Berarti thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa “Hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator And Explaining (SFAE) berbantuan LKPD lebih baik daripada hasil belajar fisika siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator And Explaining (SFAE) berbantuan LKPD di kelas X MIPA SMA N 1 Pariangan. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah afektif pada kelas eksperimen adalah 76 dan kelas kontrol 66. Untuk rata-rata nilai akhir peserta didik ranah psikomotor pada kelas eksperimen 80 dan kelas kontrol 73.