Abstrak
PABRI TRISNA, NIM. 14 107 027, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas X MIPA SMAN 1 Kecamatan Suliki Pada Materi Momentum dan Impuls”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Fisika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Pendidikan diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik khususnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Namun selama ini pembelajaran di sekolah masih menekankan pada perubahan kemampuan berpikir pada tingkat dasar, belum memaksimalkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik, serta sering menggunakan pembelajaran yang berpusat pada guru. Guru masih menekankan proses pembelajaran pada kegiatan mengingat dan memahami materi. Sedangkan kegiatan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan yang merupakan indikator dari keterampilan berpikir tingkat tinggi belum terbiasa dilatihkan. Dampaknya adalah peserta didik menjadi pasif dalam menerima pelajaran dan tidak terbiasa untuk berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, penelitian ini melaporkan tentang model pembelajaran PjBL yang dapat membimbing peserta didik untuk dapat berpikir kreatif seperti tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain randomized control–group posttest only design yang dilaksanakan di SMAN 1 Kecamatan Suliki pada materi Momentum dan Impuls. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Kecamatan Suliki yang terdiri dari 5 kelas dengan total 142 peserta didik. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah kelas X MIPA 2 dan kelas X MIPA 1. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan tes. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada kelas eksperimen adalah 52,66 sedangkan pada kelas kontrol adalah 42,57. Rata-rata perolehan skor observasi ciri-ciri peserta didik yang kreatif selama proses pembelajaran kelas eksperimen dan kelas kontrol secara berturut-turut adalah 58 (kategori cukup kreatif) dan 71 (kategori kreatif). Setelah dilakukan uji hipotesis secara statistik dengan menggunakan uji-t terhadap hasil tes didapat harga thitung = 2,19 , sedangkan ttabel = 1,701 (pada taraf nyata α = 0,05), dan uji hipotesis terhadap hasil observasi menggunakan uji chi-kuadrat didapat harga thitung = 15,736 , sedangkan ttabel = 5,991 (pada taraf nyata α = 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran project based learning lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.