Abstrak
ABSRAK Prokrastinasi belajar merupakan salah satu permasalahan akademik yang sering dialami siswa dan dapat berdampak negatif terhadap prestasi belajar, manajemen waktu, serta motivasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam mengurangi perilaku prokrastinasi belajar siswa di MAS Muhammadiyah Saningbakar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat prokrastinasi belajar yang tinggi. Instrumen penelitian berupa angket prokrastinasi belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-test, dan analisis N-Gain dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor total prokrastinasi belajar mengalami penurunan dari 1155 pada pretest menjadi 1002 pada posttest Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai thitung sebesar 7,649 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,262 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan penurunan sebesar 24%. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh signifikan dalam mengurangi perilaku prokrastinasi belajar siswa. Dengan demikian, pendekatan CBT dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling yang efektif dalam membantu siswa mengatasi perilaku prokrastinasi akademik.