Abstrak
Depianus, NIM 2130301010. Judul Skripsi: “Peran Halaqah dalam Meningkatkan Semangat Membaca Al-Qur`an pada Guru Di Sdit Qurrata A`Yun Batusangkar (Studi Living Qur`an). Program Studi Ilmu al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Skripsi ini membahas peran halaqah dalam meningkatkan semangat membaca al-Qur`an di kalangan guru SDIT Qurrata A`yun Batusangkar, dengan menggunakan pendekatan Living Qur`an. Halaqah yang dimaksud merupakan forum keagamaan rutin yang menjadi sarana internalisasi nilai-nilai al-Qur`an dalam kehidupan para guru, baik secara spiritual maupun praktikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana implementasi kegiatan halaqah dapat membangkitkan semangat membaca al-Qur`an pada guru, menganalisis faktor-faktor pendukung maupun penghambatnya, serta menggali persepsi para guru terhadap efektivitas halaqah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Living Qur`an dan dianalisis dengan pendekatan psikologi religius dengan teori kognitif sosial Albert Bandura. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif-analitis dan menggunakan metode studi lapangan (field research). Sumber data utama diperoleh dari guru-guru SDIT Qurrata A`yun Batusangkar, sedangkan sumber sekundernya mencakup literatur tentang Living Qur`an, halaqah, dan psikologi keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan halaqah yang dilaksanakan secara rutin mampu menumbuhkan semangat guru dalam membaca al-Qur`an melalui peningkatan frekuensi dan konsistensi membaca, keterlibatan aktif, serta perubahan kondisi emosional yang lebih positif selama proses pembacaan al-Qur`an. Halaqah berfungsi sebagai wujud nyata kehadiran al-Qur`an dalam kehidupan para guru, yang merefleksikan konsep Living Qur`an. Kegiatan ini tidak hanya berperan sebagai sarana pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan peningkatan spiritualitas guru, sekaligus membangun budaya religius di lingkungan sekolah. Dengan demikian, halaqah memiliki peran yang signifikan dalam menumbuhkan semangat membaca al-Qur`an dan menempatkan al-Qur`an sebagai pedoman hidup yang aktual dalam keseharian para guru.