Abstrak
ANIFRA HANTONI, NIM MPI 15 300 3000 07. Judul Skripsi “Implementasi Manajemen Perubahan Oleh Kepala Madrasah Terhadap Pendidik di MTsN 10 Tanah Datar” Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2019. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi manajemen perubahan yang dilakukan oleh kepala madrasah terhadap pendidik serta faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan manajemen perubahan tersebut di MTsN 10 Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data ini menggunakan Presistent Observation (ketekunan pengamatan), Triangulasi dan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Miles dan Huberman. Ada tiga tahapan level perubahan yang dilakukan di sekolah yaitu: Tahap unfreezing atau pengenalan akan perlunya perubahan, kepala madrasah memberikan dorongan, masukan, serta motivasi kepada setiap pendidik, sehingga terjadinya perasaan yang tidak puas terhadap keadaan yang sekarang yang dialami oleh pendidik, sehingga terbentuk dorongan dan semangat dalam diri mereka untuk melakukan perubahan. Tahap changing, dimana kepala madrasah selalu memberikan masukan-masukan yang bermanfaat dalam melaksanakan perubahan, dan juga melakukan evaluasi terhadap perubahan tersebut melalui rapat kerja yang dilaksanakan sekali seminggu. Tahap refreezing kepala madrasah mengembalikan situasi yang normal kembali. Sistem koordinasi dan evaluasi kerja yang berlangsung secara rutin, membuat para pendidik membiasakan diri berjalan mengikuti aturan yang ada, kebiasaan disiplin dan kerja keras, semakin lama akan mengkristal menjadi karakter. Melaksanakan manajemen perubahan ada faktor pendukung maupun faktor penghambat yang dialami kepala madrasah. Faktor penghambatnya itu sendiri datang dari sarana prasarana madrasah, sehingga ada kendala dalam melaksanakan perubahan itu sendiri dan juga mungkin ada beberapa pendidik maupun tenaga kependidikan yang kurang mengerti dan paham akan pentingnya suatu perubahan. Faktor pendukung itu sendiri datang dari dalam, bahwasanya adanya kemauan dari pendidik itu sendiri akan butuhnya suasana baru dengan melakukan perubahan.