Abstrak
ABSTRAK Zola Mardevita, NIM. 2130301045 (2026), Judul skripsi “Implementasi Tahfizh Berbasis Moral di SDN 01 Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar (Studi Living Qur`an)”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian adalah adanya program tahfizh di SDN 01 Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar sebagai upaya dalam meminimalisir tingkat kemerosotan moral dan perilaku menyimpang pada anak. Dalam pelaksanaannya siswa tidak hanya fokus pada peningkatan kuantitas hafalan, tetapi bagaimana implementasi moral dari ayat atau surat yang dihafal. Adapun fokus penelitian ini adalah: (1) Penerapan tahfizh berbasis moral oleh siswa SDN 01 Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar, (2) Peran program tahfizh berbasis moral terhadap perkembangan karakter dan perilaku siswa, (3) Faktor pendukung dan penghambat tahfizh berbasis moral di SDN 01 Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar, dan (4) Evaluasi program tahfizh berbasis moral di SDN 01 Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field riseach) dengan pendekatan studi living Qur`an, yaitu kajian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait kehadiran al-Qur`an di tengah komunitas muslim tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sember data primer penelitian adalah: ketua tim pelaksana tahfizh berbasis moral, ustadz dan ustadzah kelas 4 dan 5 tahun ajaran 2024/2025, ustad/ustadzah kelas tahfizh 5A dan 6A tahun ajaran 2025/2026, siswa kelas 5A dan 6A serta orang tua siswa kelas tahfizh 5A dan 6A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan tahfizh berbasis moral oleh siswa SDN 01 Lima Kaum tercermin dari perilaku sehari-hari siswa. Nilai-nilai yang ditanamkan muncul sebagai bentuk internalisasi kegiatan tahfizh berbasis moral yang dilaksanakan secara konsisten oleh siswa pada hari seninkamis setelah jam mata pelajaran selesai. (2) Program tahfizh berbasis moral memiliki peranan penting terhadap perkembangan karakter dan perilaku siswa yang teridentifikasi melalui tahapan moral knowing, moral feeling dan moral action. Dimana siswa tidak hanya hafal, tetapi juga paham kandungan moral yang terdapat dalam ayat, sehingga menjadi praktik amalan dalam kehidupan. Peran ini berdampak positif terhadap perkembangan karakter siswa. Contoh sikap jujur, disiplin dan tanggung jawab merupakan wujud nyata dari living Qur`an. (3) Faktor pendukung program tahfizh berbasis moral meliputi: dukungan pihak sekolah, semangat siswa, guru yang mumpuni, fasilitas yang memadai, motivasi dan keterlibatan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi: efektivitas waktu, rasa lelah dan kantuk dan ketidakseimbangan rasio guru-siswa. (4) Evaluasi program tahfizh berbasis moral menunjukkan bahwa nilai-nilai moral yang ditanamkan telah terealisasi oleh siswa, meskipun penilaian masih cenderung pada kuantitas hafalan daripada perkembangan moral.