Abstrak
Penelitian ini dilakukan oleh Zuldafwal (NIM. 242011023) dengan judul “Transformasi Peran Pendamping Satuan Pendidikan Dalam Meningkatkan Kinerja Kepala Sekolah Dan Mutu Pembelajaran Sekolah Dasar Di Kabupaten Solok”.Tesis ini ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Magister pada Program Studi Managemen Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026 M/1447 H. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa peningkatan kinerja kepala sekolah dan mutu pembelajaran di Sekolah Dasar Kabupaten Solok belum menunjukkan hasil yang optimal, meskipun kebijakan transformasi pendidikan telah menempatkan Pendamping Satuan Pendidikan sebagai aktor strategis dalam penguatan mutu sekolah. Dalam praktiknya, peran pendamping masih cenderung bersifat administratif dan belum berfungsi secara maksimal sebagai mitra profesional kepala sekolah dalam perencanaan berbasis data, supervisi akademik yang berkelanjutan, serta penguatan kepemimpinan dan manajerial sekolah. Akibatnya, kepala sekolah belum sepenuhnya memperoleh dukungan yang sistematis dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Kesenjangan antara kebijakan dan implementasi tersebut menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam transformasi peran pendamping satuan pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting untuk menganalisis secara empiris sejauh mana transformasi peran pendamping satuan pendidikan berpengaruh terhadap kinerja kepala sekolah dan mutu pembelajaran di Sekolah Dasar Kabupaten Solok.. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasinal dengan metode survei. Responden adalah kepala sekolah dan guru jumlahnya sebanyak 500 orang pendidik menggunakan Ramdom sample menggunakan rumus Slovin hasilnya jumlah sampel 222 orang kepala sekolah dan guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah divalidasi oleh pakar validator , kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak statistik spss versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi peran pendamping satuan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja kepala sekolah, dengan nilai R Square 0,725 (72,5% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh variabel tersebut). Demikian pula, transformasi peran pendamping berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran, dengan R Square 0,606 (kontribusi 60,6%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa transformasi peran pendamping memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepemimpinan sekolah dan kualitas pembelajaran, sehingga perlu terus diperkuat secara sistematis dan berkelanjutan.