Abstrak
NurHasnah, NIM 2130404113, Judul Skripsi “Analisis Strategi Pengembangan Usaha Angkringan Cakra Dengan Menggunakan Business Model Canvas”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Usaha Angkringan Cakra yang berlokasi di Nagari Cubadak, Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) yang diintegrasikan dengan analisis SWOT. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pelanggan angkringan Cakra, namun mengalami penurunan saat memasuki libur semester, sementara pada hari biasanya jumlah pelanggan angkringan Cakra terus meningkat dan stabil. Angkringan Cakra juga tidak melakukan Delefery Order, sedangkan ada dan banyak pelanggan yg ingin melakukan pemesanan secara delivery Order. Masalah yang penulis temui adalah, pemilik angkringan Cakra belum terimplementasi secarah menyeluruh dengan metode Business Model Canvas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisa diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan angkringan Cakra belum optimal menerapkan 9 elemen Business Model Canvas, dari hasil analisis SWOT untuk pengembangan model bisnis, angkringan Cakra perlu peningkatkan beberapa elemen BMC, yaitu pada elemen Value Proposition, adanya penambahan karyawan dan menawarkan promo menarik. Pada elemen Channels, manfaatkan media sosial dan bekerja sama dengan pengurus organisasi. Pada elemen Costumer Relationship, tambahkan karyawan untuk bagian dapur dan delivery, juga adanya penambahan menu baru untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Pada elemen Revenue Stream, hendaknya angkringan Cakra membuka cabang pendapatan dan mengadakan event untuk menambah pendapatan. Pada Key Resources, bangun fasilitas yang lebih luas dan tambah tempat duduk pelanggan. Terakhir pada elemen Cost Structure, buat laporan keuangan untuk mengontrol pengeluaran, dan perlu membuat kas tabungan sebagai modal tambahan.