Abstrak
Pendidikan merupakan suatu sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berkaitan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu tantangan pendidikan di Indonesia adalah peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya pada penguasaan sains dan teknologi di era globalisasi, sehingga diperlukan pemanfaatan media pembelajaran yang efektif dan interaktif. Penggunaan media pembelajaran yang tepat diharapkan mampu meningkatkan motivasi serta hasil belajar peserta didik secara optimal. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Developmen, Implementation, and Evaluation), penelitian ini dilaksanakan sampai tahap Evaluation. Pada tahap Analysis dilakukan analisis kondisi pendidik dan peserta didik serta analisis bahan ajar, pada tahapan Design diawali dengan pembuatan GBPM, flowchart, storyboard, pengumpulan bahan, penggabungan bahan hingga Finishing. Tahap Development dilakukan validasi materi dan media oleh 3 orang dosen dan 1 orang guru dengan instrument validasi yang dirancang oleh peneliti. Tahap Implementation dilakukan dengan menguji cobakan media interaktif ini secara terbatas kepada pendidik dan peserta didik di kelas X. E4 di SMA Negeri 2 Batusangkar dengan instrumen pratikalitas yang sudah dirancang oleh peneliti. Tahap Evaluation, disini analisis kebutuhan, desain media, dan tahap evaluasi digunakan untuk mengevaluasi produk yang telah dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan termasuk kategori sangat valid dengan skor rata-rata 90,7% dari ahli materi dan 88,9% dari ahli media. Hasil uji praktikalitas memperoleh skor rata-rata 90% dari pendidik dan 93,9% dari peserta didik, sehingga dinyatakan media interaktif ini sangat praktis digunakan. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, dengan nilai pretest kelas kontrol 27,5, nilai posttest kelas kontrol 74,5, nilai pretest kelas eksperimen 38,28 dan nilai posttest kelas eksperimen 83,75. Hasil nilai n-gain kelas kontrol sebesar 0,58 dengan kategori sedang, dan nilai n-gain kelas eksperimen sebesar 0,72 dengan kategori tinggi atau sangat efisien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif menggunakan Articulate Storyline pada materi kinematika untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yang dikembangkan sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif digunakan dalam meningkatkan hasil pembelajaran fisika kelas X SMA/MA.