Abstrak
Perkembangan lembaga keuangan syariah yang semakin pesat belum sepenuhnya diikuti oleh meningkatnya minat mahasiswa program studi perbankan syariah untuk berkarir di lembaga keuangan syariah, meskipun mereka telah dibekali pengetahuan dan pembelajaran terkait prinsip, produk, serta operasional keuangan syariah selama perkuliahan. Hasil survey awal dan wawancara menunjukkan adanya perbedaan tingkat minat, motivasi, dan pengetahuan mahasiswa dalam menentukan pilihan karir, bahkan sebagai mahasiswa memilih tidak berkarir di lembaga keuangan syariah karena berbagai pertimbangan, seperti keterbatasan pemahaman, persepsi peluang kerja, dan faktor lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan pengetahuan tentang keuangan syariah terhadap minat mahasiswa program studi perbankan syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar angkatan 2022-2024 untuk berkarir di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian field research. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi perbankan syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar angkatan 2022-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji T, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkarir dibuktikan dengan nilai t parsial dengan hasil thitung > ttabel (11,615 > 1,97569) dan nilai signifikan sebesar (0,000 0,05). Pengetahuan tentang keuangan syariah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkarir dibuktikan dengan nilai t parsial dengan hasil thitung > ttabel (3,343 > 1,97569) dan nilai signifikan sebesar (0,001 0,05). Secara simultan, motivasi dan pengetahuan tentang keuangan syariah berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir dibuktikan melalui uji F dengan fhitung > ftabel (116,375 > 3,05) dan nilai signifikan sebesar (0,000 0,05). Nilai koefisien determinasi 0,605 yang artinya besarnya pengaruh motivasi dan pengetahuan terhadap minat berkarir 60,5% sedangkan 39,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi dan pengetahuan mahasiswa tentang keuangan syariah, maka semakin tinggi pula minat mahasiswa untuk berkarir di lembaga keuangan syariah.