Abstrak
Permasalahan loyalitas guru di madrasah menjadi perhatian penting karena berpengaruh langsung terhadap kualitas pendidikan. Rendahnya tingkat loyalitas guru seringkali disebabkan oleh lemahnya kepemimpinan kepala madrasah, pemberian kompensasi yang kurang memadai, serta kedisiplinan guru yang rendah. Loyalitas guru yang rendah dapat mengakibatkan rendahnya kualitas pembelajaran, ketidakhadiran guru, berdampak pada menurunnya citra lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, kompensasi, dan kedisiplinan guru terhadap loyalitas guru Madrasah Aliyah Swasta di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada guru Madrasah Aliyah Swasta sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) untuk melihat pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Variabel yang diteliti meliputi kepemimpinan kepala madrasah (X1), kompensasi (X2), kedisiplinan guru (X3), dan loyalitas guru (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepemimpinan kepala madrasah berpengaruh langsung dan signifikan terhadap loyalitas guru. Hal ini dibuktikan dengan nilai T hitung 4.227 > T table 1.96; (2) Kompensasi berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap loyalitas guru. hal dibuktikan dengan nilai T hitung 7.314 > T table 1.96; (3) Kedisiplinan guru juga memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap loyalitas guru. Hal ini dibuktikan dengan nilai T hitung 2.715 > T table 1.96; (4) Kepemimpinan kepala madrasah memiliki pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas melalui variabel kedisiplinan. Hal ini dibuktikan dengan nilai T hitung 1.971 > T table 1.96; (5) Kompensasi memiliki pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas. Hal ini dibuktikan dengan nilai T hitung 2.545 > T table 1.96; (6) Total pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap loyalitas guru yaitu 0.588; (7) Total pengaruh kompensasi terhadap loyalitas guru yaitu 1.294. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah, kompensasi, dan kedisiplinan guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru. Hal ini berarti semakin baik kepemimpinan kepala madrasah dalam mengelola dan memotivasi, semakin tepat kompensasi yang diberikan, serta semakin tinggi kedisiplinan yang ditunjukkan guru, maka semakin meningkat pula loyalitas guru terhadap madrasah. Dengan demikian, ketiga faktor tersebut menjadi determinan penting dalam menjaga dan meningkatkan loyalitas guru dalam rangka mencapai tujuan pendidikan secara optimal.