Abstrak
Muhammad Nailul Ichsan, NIM 2130306047. Judul Skripsi “Hubungan Antara Regulasi Diri Dalam Belajar Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Siswa Kelas Xll Di MAN 2 Tanah Datar”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan dalam penelitian ini adalah seringnya remaja menunda-nunda tugasnya tugas dan pekerjaan dalam wakatu tertentu. Siswa yang mengalami prokrastinasi sering mengalami menunda mengerjakan tugas dan belajar sampai batas waktu yang akhirnya bias menyebabkan stres atau khualitas hasil belajar menurun dan performa akademik terganggu. Maka dari itu diperlukannya regulasi diri dalam belajar, regulasi diri dalam belajar adalah kemampuan seseorang untuk mengatur mengontrol dan mengarahkan proses belajar sendiri secara sadar dan terencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dalam belajar dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas Xll di MAN 2 Tanah Datar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi berjumlah 332 siswa, dengan sampel 77 orang yang ditentukan melalui rumus Slovin (90% kepercayaan, 10% kesalahan) menggunakan teknik simple random sampling dan proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis dengan uji normalitas, linearitas, dan korelasi menggunakan SPSS 26. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat reliabilitas regulasi diri memiliki nilai sebesar 0,948 dan tingkat reliabilitas prokrastinasi akademik memiliki nilai sebesar 0,959. Hipotesisi penelitian diterima, karena kedua variabel memiliki nilai linearitas sebesar p= 0,003 0,01, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,335. Sehingga dapat dikatakan ke dua variabel menunjukkan adanya hubungan negatif dengan kekuatan korelasi pada kategori sedang. Artinya semakin tinggi kemampuan regulasi diri yang dimiliki siswa, maka semakin rendah tingkat prokrastinasi akademik yang dilakukan. Sebaliknya, semakin rendah regulasi diri, maka kecenderungan untuk menunda tugas dan belajar akan semakin tinggi.