Abstrak
Ummia Istighosah, NIM: 2130110020, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) Pada Materi Asam Basa Kelas XI SMAN 2 Batusangkar”. Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Faktor penyebabnya rendah hasil belajar peserta didik salah satunya yaitu kurangnya bahan ajar yang digunakan sebagai pedoman pembelajaran bagi peserta didik yang berdampak terhadap kualitas dan proses pembelajaran. Bahan ajar yang digunakan oleh pendidik adalah buku teks yang memiliki materi yang panjang dan menggunakan bahasa yang baku dan monoton sehingga peserta didik kesulitan dalam memahami isi buku saat proses pembelajaran. Dengan demikian, perlu dikembangkan sebuah modul pembelajaran untuk dijadikan sumber belajar tambahan bagi peserta didik. Modul pembelajaran yang dikembangkan yaitu modul pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan modul pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan model 4-D memiliki empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design),tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate) Namun pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validitas dan lembar praktikalitas. Analisis data menggunakan rumus pesentase. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dihasilkan produk berupa modul pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) pada materi asam basa. Hasil validasi modul pembelajaran memenuhi kriteria valid dengan persentase kelayakan pada aspek materi 75%, kelayakan aspek bahasa memperoleh persentase 75% dan kelayakan pada aspek media memperoleh persentase 96% dengan kriteria sangat valid. Hasil praktikalitas modul pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) pada materi asam basa sudah memenuhi kriteria sangat praktis berdasarkan hasil angket respon peserta didik dengan persentase 89,7 % untuk aspek kemudahan penggunaan, 91,2% untuk aspek manfaat dan 87,6% untuk aspek efisiensi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu sumber belajar bagi peserta didik.