Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analisis Komunikasi Interpersonal Pustakawan dalam Meningkatkan Kepuasan Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Nashwa Nur’aini Qalbi, NIM 2130304034, dengan judul Skripsi Analisis Komunikasi Interpersonal Pustakawan dalam Meningkatkan Kepuasan Pemustaka Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh pustakawan dalam memberikan layanan kepada pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang. Komunikasi yang menerapkan keramahan, kejelasan, responsif akan menciptakan kenyamanan serta membangun kepercayaan. Dengan membangun interaksi yang baik, pustakawan dapat mengenali kebutuhan pemustaka, memberikan solusi tepat, dan menciptakan pengalaman yang memuaskan. Hal ini menjadi penting dikaji mengingat komunikasi yang kurang optimal, berpotensi memengaruhi tingkat kepuasan pemustaka terhadap layanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan, keabsahan data diperkuat dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan 1) Komunikasi interpersonal pustakawan berkontribusi besar terhadap kepuasan pemustaka. Interaksi yang jelas dan ramah mendorong pengalaman positif, meski ditemukan variasi yang menunjukkan perlunya perbaikan demi konsistensi pelayanan. 2) Beberapa kendala komunikasi interpersonal, seperti kurangnya perhatian merata, informasi yang tidak jelas, dan sikap tergesa pustakawan. Hal ini memengaruhi kepuasan pemustaka, terutama pengunjung baru. 3) Bentuk komunikasi yang dilakukan pustakawan bersifat variatif; sebagian pemustaka merasa terbantu, namun sebagian lainnya masih mengalami kesulitan, terutama dalam memperoleh informasi kompleks. Interaksi cenderung reaktif, bukan proaktif. Diperlukan peningkatan kemampuan komunikasi pustakawan melalui pelatihan layanan prima, pendekatan yang lebih personal, serta penguatan empati terhadap kebutuhan pemustaka.

Kata kunci

Komunikasi, Komunikasi Interpersonal, Perpustakaan Umum

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Komunikasi Interpersonal Pustakawan dalam Meningkatkan Kepuasan Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang2025 · oai:ais:skripsi:11105

Publikasi terkait