Abstrak
Annisa, NIM 2130301005. Judul Skripsi: “Epistemologi Penafsiran Al-Maraghi Terhadap Mimpi Nabi Yusuf AS Dalam Al-Qur`an.” Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Fokus penelitian mencakup: (1) Bagaimana Al-Maraghi menafsirkan Q.S Yusuf ayat 4. (2) Apa pendekatan epistemologi yang digunakan Al-Maraghi dalam tafsirnya pada Surah Yusuf [12] ayat 4. (3) Apa makna simbolik yang digunakan Al-Maraghi dalam tafsirnya pada Surah Yusuf [12] ayat 4. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh adanya perbedaan ulama terutama dari kalangan rasional dan filosofis yang tidak mengakui atau meragukan validitas “Ru’yah Shadiqah” sebagai wahyu bagi para nabi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Penelitian ini bertujuan menganalisis Epistemologi Penafsiran Al-Maraghi terhadap mimpi Nabi Yusuf AS dalam Al-Qur`an. Metode penelitian ini berfokus pada pendekatan deskriptif analitis dan bersifat kualitatif. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah melalui studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui proses penelusuran dan pengkajian literatur dari membaca terhadap kitab Tafsir Al-Maraghi, buku-buku, jurnal dan penjelasan serta penafsiran dari beberapa mufassir lainnya mengenai SurahYusuf [12] ayat 4 ini. Setelah itu data yang dikumpulkan, dihimpun, serta disusun menjadi suatu kesatuan yang utuh dan sistematis. Hasil dari penelitian epistemologi penafsiran Al-Maraghi terhadap mimpi Nabi Yusuf AS dalam Al-Qur`an yang penulis lakukan ini dapat disimpulkan bahwa Penafsiran Al-Maraghi pada Surah Yusuf [12] ayat 4 menggunakan dalil-dalil nash dan riwayat. Selain itu, pada penjelasan juga masih menggunakan nalar logika dengan tetap pada pertimbangan dalil-dalil syariat dan sesuai dengan prinsip-prinsip tafsir serta konteks zaman masyarakat setempat. Pendekatan epistemologi yang digunakan Al-Maraghi terkhusus mengenai mimpi pada Surah Yusuf [12] ayat 4 ini memiliki beberapa pendekatan diantaranya pendekatan epistemologi bayani (wahyu), burhani (akal) teosentris, irfani (intuisi ruhani), dan historis kontekstual. Adapun makna simbolik yang digunakan Al-Maraghi pada tafsirnya mengenai Surah Yusuf [12] ayat 4 ini adalah mengikuti penafsiran yang dilakukan para ulama klasik, menggunakan nalar logika yang sesuai dengan syariat, serta mengaitkannya dengan kontekstual zaman yaitu menafsirkan dan mentakwilkan simbol matahari, bulan, dan bintang sebagai wujud dari ayah, ibu, dan sebelas saudara Nabi Yusuf sebagai salah satu nilai yang mencerminkan kehormatan kepada Nabi Yusuf.