Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analisis Hambatan Belajar (learning obstacle) Matematika Siswa dalam menyelesaikan soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) pada kelas VII SMP Negeri 3 Batusangkar

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan (Tadris) Matematika•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Jeni Tri Putri, NIM. 2030105019, Judul Skripsi : “Analisis Hambatan Belajar (Learning Obstacle) Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) pada Kelas VII SMP Negeri 3 Batusangkar “Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika berbasis High Order Thinking Skills (HOTS). Kesulitan ini muncul akibat adanya hambatan belajar (learning obstacles) yang meliputi lemahnya pemahaman konsep dasar, kurangnya keterampilan analisis, serta strategi pemecahan masalah yang kurang efektif. Hambatan-hambatan ini berdampak pada rendahnya kemampuan siswa untuk memahami, menganalisis, dan menyelesaikan soal matematika yang membutuhkan tingkat pemikiran kritis dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan belajar yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal matematika berbasis HOTS di kelas VII SMP Negeri 3 Batusangkar. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengkaji jenis-jenis hambatan belajar yang muncul pada siswa dengan berbagai tingkat kemampuan matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman belajar siswa secara mendalam. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII.5, teknik pemilihan subjek penelitian tersebut ditentukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri selaku intrumen utama dan instrumen pendukung yaitu tes soal HOTS dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal HOTS dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman dengan tahapannya yaitu mereduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar matematika siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dapat dikategorikan menjadi hambatan ontogenik, dan epistemologidengan tingkat kesulitan yang berbeda berdasarkan kemampuan siswa. Hambatan ontogenik terjadi pada siswa dengan kemampuan sedang dan rendah akibat perkembangan kognitif yang belum matang serta kurangnya pengalaman dalam menyelesaikan soal yang kompleks. Hambatan epistemologi ditemukan pada semua kelompok siswa dan dapat diklasifikasikan ke dalamhambatan konsep, prosedural, dan teknik operasional. Hambatan konsepterjadi ketika siswa kesulitan memahami hubungan antara bilangan positif dan negatif, terutama dalam garis bilangan. Hambatan prosedural muncul ketika siswa mengalami kesulitan dalam menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis, sedangkan hambatan teknikoperasional terjadi saat siswa mengalami kesalahan dalam menerapkan aturan operasi bilangan bulat. Hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa, seperti penggunaan alat bantu visual, latihan bertahap, dan pendekatan kontekstual agar siswa lebih memahami operasi bilangan bulat secara konseptual dan prosedural.

Kata kunci

Hambatan Belajar, ontogeny obstacle, Epistemological Obstacle, Higher Order Thinking Skill (HOTS)

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Hambatan Belajar (learning obstacle) Matematika Siswa dalam menyelesaikan soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) pada kelas VII SMP Negeri 3 Batusangkar2025 · oai:ais:skripsi:10144