Abstrak
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran di sekolah terbatas hanya buku paket. Penggunaan buku paket tersebut belum optimal dikarenakan peserta didik susah memahami pemaparan materi pada buku tersebut. Hal ini berdampak terhadap rendahnya kemampuan literasi numerasi peserta didik. Selain itu berdasarkan visi sekolah “Melaksanakan pembelajaran berbasis ICT” namun masih minim digunakan dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Realistic Mathematics Education untuk memfasilitasi kemampuan literasi numerasi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis Realistic Mathematics Education untuk kemampuan literasi numerasi yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan peneltian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan observasi dan wawancara, analisis CP, analisis sumber belajar, analisis karakteristik peserta didik, serta meriview literatur mengenai media pembelajaran interaktif, (2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design media interaktif berbasis Realistic Mathematic Education. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dari media interaktif berbasis Realistic Mathematic Education. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi untuk uji validitas, angket respon peserta didik untuk uji praktikalitas. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus persentase validitas dan praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validitas media pembelajaran interaktif yang diperoleh adalah 78,9% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas media pembelajaran interaktif yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik adalah 86,7% kategori sangat praktis.