Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH FAST FOOD SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN KONSUMEN DI KOTA PADANG PANJANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•HUKUM EKONOMI SYARIAH (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

TORIQ AZIZ. 2024, NIM, 222021017, Judul Tesis: ”Kewajiban Sertifikasi Halal Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Fast Food Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen di Kota Padang Panjang”, Program Pascasarjana Hukum Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa implementasi dari sertifikasi halal pelaku UMKM Fast Food, mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat, serta menganalisa tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap kewajiban sertifikasi halal sebagai upaya perlindungan konsumen di Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi sertifikasi halal pelaku UMKM Fast Food di Kota Padang Panjang sudah terlaksana meskipun masih sebagian kecil dari produsen UMKM Fast Food yang ada di Kota Kota Padang Panjang. Adapun faktor pendukung implementasi sertifikasi halal ini ialah: faktor adanya tekanan koersif pemerintah, faktor mayoritas konsumen UMKM Fast Food di Kota Padang Panjang menganut agama Islam dan faktor produsen UMKM Fast Food menganut agama Islam. Sedangkan faktor internal penghambat implementasi sertifikasi halal ialah: faktor gagap teknologi (Gaptek), faktor kesibukan, faktor pelaku usaha yang kurang kooperatif, faktor kepercayaan, faktor bahan baku yang belum bersertifikat halal dan faktor kurangnya sosialialisasi. Serta faktor eksternalnya ialah: sistem website yang sering lambat, sebaran pendamping PPH yang belum merata, oknum pendamping PPH yang melanggar SOP, kurangnya fasilitas pendukung dari pemerintah dan rendahnya awareness konsumen terhadap produk halal. Selain itu eksistensi dan urgensi sertifikasi halal dalam pandangan hukum ekonomi syari’ah dapat dipandang melalui pendekatan: maslahah mursalah, sad adz-dzari’ah, maqashid al-syariah dan dinilai sangat melindungi konsumen atas jaminan kehalalan produk

Kata kunci

Sertifikasi Halal, UMKM, Hukum Ekonomi Syari’ah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH FAST FOOD SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN KONSUMEN DI KOTA PADANG PANJANG2024 · oai:ais:skripsi:9557

Publikasi terkait