Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh eratnya kaitan kemampuan representasi matematis dengan self efficacy yang dimiliki peserta didik. Setiap self efficacy yang dimiliki peserta didik akan menghasilkan kemampuan representasi matematis yang berbeda. Pada kenyataannya menunjukkan bahwa self efficacy peserta didik tergolong sedang dan hanya beberapa yang tinggi. Ini dibuktikan dengan peserta didik tidak yakin dalam mengerjakan soal matematika, kebanyakan peserta didik masih pasif ketika sesi tanya jawab dan diskusi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana analisis kemampuan representasi matematis peserta didik ditinjau dari self efficacy pada materi aljabar kelas VII di SMPN 7 Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 18 peserta didik kelas VII.2 SMPN 7 Payakumbuh. Teknik pemilihan subjek penelitian ini menggunakan teknik purpose sampling. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri selaku instrumen utama dan instrument pendukung yaitu tes menggunakan instrumen soal tes kemampuan representasi matematis, angket menggunakan angket self efficacy, dan wawancara menggunakan pedoman wawancara. Teknik analisis data mengikuti konsep Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, tahap menyajikan data, dan tahap penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Peserta didik dengan self efficacy tinggi mampu menguasai semua indikator kemampuan representasi matematis dengan baik. Peserta didik dengan self efficacy tinggi yakin dengan kemampuan dirinya sendiri serta mampu menyelesaikan tugas yang berbeda. (2) Peserta didik dengan self efficacy sedang cukup mampu menguasai semua indikator kemampuan representasi matematis dengan baik. Peserta didik dengan self efficacy sedang kurang yakin dengan kemampuan dirinya sendiri serta kurang mampu menyelesaikan tugas yang berbeda. (3) Peserta didik dengan self efficacy rendah tidak mampu menguasai semua indikator kemampuan representasi matematis dengan baik. Peserta didik dengan self efficacy rendah tidak yakin dengan kemampuan dirinya sendiri serta tidak mampu menyelesaikan tugas yang berbeda.