Abstrak
Husnul Khatimah, NIM 2030101056 (2024), Judul Skripsi: “Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Dalam Membaca AlQur’an Pada Fase C Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SDN 09 Padang Sago”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an bagi siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SDN 09 Padang Sago. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an pada fase C pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. Penelitian ini fokus pada 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka dalam membaca alQur‟an pada fase C pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. 2) Apa saja hambatan dan solusi dalam melaksanakan pelaksanaan pembeajaran kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an pada fase C pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti pembelajaran kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an di SDN 09 Padang Sago. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif terhadap subyek penelitian yang terdapat di lapangan dan diperoleh data dari hasil wawancara. Penelitian ini menggambarkan implementasi kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an pada fase C pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Proses pembelajaran kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an di SDN 09 Padang Sago dilaksanakan di dalam kelas dengan memperhatikan adab, makhrijul huruf, tajwid, dan memahami makna al-Qur‟an 2) Hambatan dan Solusi dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka dalam membaca al-Qur‟an di SDN 09 Padang Sago, hambatan nya berupa peserta didik belum lancar membaca, terlalu aktif, kurangnya waktu pembelajaran, tidak belajar dirumah kembali, dan peserta didik yang mudah kehilangan konsentrasi. Serta solusi yang diberikan oleh guru berupa memberikan peserta didik tugas dirumah, melakukan ice breaking saat pembelajaran, meminta peserta didik untuk belajar kembali dirumah, dan mengikutsertakan peserta didik wisuda tahfidz al-Qur‟an.