Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Praktik Bagi Hasil Peternakan Puyuh Menurut Perspektif Fiqh Muamalah di Nagari Batu Banyak Kabupaten Solok

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pokok pembahasan dalam skripsi ini adalah Perjanjian kerjasama usaha Peternakan Puyuh di Nagari Batu Banyak berdasarkan pada perjanjian secara lisan yang memuat ketentuan sistem kerjasama dan sistem pembagian hasil yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Pertama, ketentuan sistem kerjasama yaitu yang mana pemilik modal memberikan modal awal berupa uang kepada pihak pengelola dan pengelola wajib membelikan semua keperluan maupun kebutuhan dari modal yang diberikan oleh pemilik modal. Kedua, sistem bagi hasil yang dilakukan oleh pemilik modal dan pengelola ini berdasarkan persentase sesuai dengan kesepakatan, yaitu pemilik modal mendapatkan 60% dan pengelola mendapatkan 40% dari hasil ternakpuyuh yang berupa telur puyuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif yakni memahami dan mengkaji tentang kejadian fenomena dilapangan. Dan sumber data primer adalah mewawancarai para pihak yang berkerjasama 3 orang, 1 orang Pemilik modal dan 2 orang pengelola. Sedangkan sumber data sekunder yaitu artikel, jurnal, buku mengenai akad kerjasama pada peternakan puyuh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Perjanjian kerjasama usaha peternakan puyuh ini belum sepenuhnya menggunakan sistem mudharabah muqayyadah, karena jika pemilik modal dengan pengelola melakukan sistem sesuai dengan konsep mudharabah muqayyadah, maka pemilik modal tidak melanggar kesepakatan yang dibuat diawal, dimana kesepakatan itu harus disepakati oleh kedua belah pihak. Jika terdapat permasalahan didalam akad yang disepakati diawal dan ingin merubah akad tersebut, harus diakhiri terlebih dahulu akad yang sebelumnya dan buat akad baru antara kedua belah pihak yang bekerjasama, agar terjalinnya kerjasama yang baik dan tidak ada lagi ketimpangan disaat proses perjanjian kerjasama itu berlangsung.

Kata kunci

Bagi Hasil, Fiqh Muamalah, Mudharabah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Praktik Bagi Hasil Peternakan Puyuh Menurut Perspektif Fiqh Muamalah di Nagari Batu Banyak Kabupaten Solok2024 · oai:ais:skripsi:8826

Publikasi terkait