Abstrak
Riswel Asrita. 2023. NIM: 212012022. Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Di SMP Islam As-Salam di Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung. Prodi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan di SMP Islam As-Salam. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Manajemen kepala sekolah terhadap mutu lulusan siswa. 2) Faktor pendukung penerapan manajemen kepala sekolah dalam meningkatan mutu siswa. 3) Faktor penghambat penerapan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan. Jenis penelitian yang dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode penelitian case study (study kasus). Tempat penelitian di SMP Islam As-Salam yang terletak di Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan di lapangan dari desember hingga Februari 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara snowball Sampling. Yang menjadi subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, komite, guru dan peserta didik/siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi (pengamatan), wawancara mendalam (interview) dan studi dokumentasi. Analisis data dari penelitian ini bersifat deskriptif melalui reduksi data, data display dan verifikasi data. Sedangkan teknik penjaminan keabsahan data dilakukan melalui kredibilitas data dan trianggulasi sumber serta trianggulasi metode. Hasil penelitian adalah manajemen kepela sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan bahwa Manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan siswa di SMP Islam As-Salam telah dilaksanakan dengan baik. Kegiatan manajemen kepala sekolah tersebut meliputi perencanaa pengorganisasian, monitoring dan evaluasi, Adapun yang menjadi faktor pendukung dan penghambat peningkatan mutu lulusan yaitu; a) kuatnya komitmen Kepala Sekolah dan guru. b) Kualifikasi guru yang telah memenuhi standar pendidik S1 dan juga ada S2. c) motivasi belajar siswa yang tinggi. d) adanya partisipasi masyarakat dan stakeholder seperti komite dan yayaasan dalam mendukung program peningkatan mutu lulusan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah; a) Sarana-prasarana sekolah yang belum maksimal. b) keterbatasan sumber dana. Upaya yang dilakukan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan siswa adalah dengan; a) mengoptimalkan dan menambah sarana prasarana yang ada; b) Memotivasi guru dan siswa untuk dapat meningkatkan hasil lulusan. c) melakukan kerjasama kepada masyarakat dan stakeholder.